Ciamis, Jabarupdate: Menjelang bulan suci Ramadan, Dinas Kebudayaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis akan melaksanakan beberapa kegiatan Kebudayaan.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disbudpora, Erwan Darmawan pada Kamis (22/02/2024). Dirinya menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut berlokasi dibebeeapa situs kerajaan Galuh.
“Gelaran budaya tersebut bertujuan untuk memelihara tradisi yang sudah ada sejak dulu menjelang bulan suci Ramadhan dan melestarikannya agar tetap terpelihara dengan baik,” ungkapnya.
Upacara Misalin di Situs Bojong Salawe
Erwan menuturkan kegiatan pertama sesuai agenda terdekat adalah upacara adat Misalin di Situs Prabu Sang Hyang Cipta Permana, Bojong Salawe, Desa Cimaragas.
“Dalam acara ritual Misalin tersebut, masyarakat akan berkumpul di makam yang berada di lokasi tersebut untuk melakuka doa bersama,” ungkapnya.
Selain acara doa bersama, pada rangkaian diisi dengan pagelaran seni dan bersih-bersih di lokasi situs tersebut.
Menurut Erwan, Misalin merupakan tradisi adat yang sudah dilakukan masyarakat Desa Cimaragas secara turun-temurun. “Tradisi tersebut mempunyai makna bersalin jiwa dari kotornya hati menuju ridho ilahi atau kebaikan menjelang bulan suci Ramadan,” ungkapnya.
Upacara Ngikis di Situs Bojong Karang Kamulyan
Agenda upacara adat selanjutnya adalah Ngikis di Situs Bojong Galuh Karangkamulyan Kecamatan Cijeungjing pada 4 Maret 2024.
Erwan menyampaikan bahwa upacara Ngikis merupaka tradisi yang selalu dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadan. Ngikis sendiri mempunyai arti memagar.
“Hikmah yang bisa kita ambil dari upacara Ngikis adalah mengikis segala keburukan untuk merubah dengan kebaikan,” ujar Erwan.
Dalam Tradisi Ngikis, Erwan menyampaikan prosesi yang dilakukan adalah tabur bunga di atas Batu Pancalikan (batu yang akan dipagar).
“Kemudian setiap orang yang hadir akan melakukan penaburan bunga diawali dengan membaca doa terlebih dahulu dengan tujuan untuk mendapat ridha dan keberkahan dari Allah SWT,” kata dia.
Upacara Nyekar di Situs Balaniksa Bojongmengger
Upacara selanjutnya adalah nyekar di Situs Balaniksa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing. Menurut Kadisbudpora nyekar merupakan acara yang selalu dilaksanakan di Kabupaten Ciamis menjelang bulan suci Ramadan.
“Untuk lokasinya sendiri yaitu di Situs Makam Sanghiyang Permana Balaniksa di pinggir sungai Citanduy, Desa Bojongmengger, Kecamatan Cijeungjing,” ungkapnya.
Sanghiyang Balaniksa merupakan pendiri kerajaan Galuh Kawasen, Banjarsari dan merupakan anak bungsu dari Maharaja Cipta Sanghiyang Raja Galuh Salawe.
“Sanghiyang Balaniksa merupakan penyebar Islam di Kawasen, Banjarsari,” ungkapnya.
Erwan juga menyampaikan berbarengan dengan upacara Ngikis di Situs Bojong Galuh ada agenda Merlawu di Situs Bojong Susuru Desa Kertabumi.




