Ciamis, Jabarupdate: Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kawali di Kabupaten Ciamis terus melakukan peningkatan layanan kesehatan demi memenuhi kebutuhan masyarakat.
Saat ini, RSUD Kawali telah memiliki delapan dokter spesialis, yaitu spesialis anak, penyakit dalam, bedah, kandungan, jiwa, patologi klinik, radiologi, dan anastesi.
Direktur RSUD Kawali, drg. Evie Triyanti, M.M., menyampaikan, langkah ini diharapkan dapat memperluas akses layanan medis bagi warga di sekitar Kawali, sehingga mereka tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk memperoleh layanan medis yang komprehensif.
Dia mengungkapkan bahwa penambahan spesialis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami ingin memberikan layanan kesehatan yang terbaik bagi warga Kabupaten Ciamis, khususnya warga Kawali dan sekitarnya. Dengan adanya dokter spesialis yang lengkap, kami berharap masyarakat bisa lebih mudah mengakses layanan yang mereka butuhkan,” ujarnya pada Senin (11/11/2024).
Tidak hanya menambah dokter spesialis, RSUD Kawali juga mulai menyiapkan fasilitas baru untuk mendukung pelayanan bagi pasien dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Rumah sakit ini telah memiliki ruang rawat inap khusus untuk pasien jiwa, namun untuk sementara, fasilitas ini masih dalam tahap pengembangan karena belum memiliki tenaga perawat khusus.
Menurut drg. Evie, pelayanan bagi ODGJ sudah siap, namun pihak rumah sakit masih menunggu tambahan tenaga perawat dan staf khusus untuk ruang rawat inap tersebut.
“Pelayanan bagi ODGJ sebenarnya sudah siap, namun kami membutuhkan tambahan pegawai. Rencananya, rekrutmen tenaga perawat khusus jiwa akan dilakukan tahun depan, tapi itu juga mempertimbangkan ketersediaan anggaran,” tambahnya.
Saat ini, RSUD Kawali, Ciamis memiliki sekitar 265 pegawai termasuk tenaga perawat yang tersebar di berbagai unit layanan. Meski sudah ada peningkatan dari segi fasilitas dan tenaga medis, RSUD Kawali terus berupaya untuk menyempurnakan layanan.
Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah kerja sama dengan BPJS Kesehatan, terutama untuk layanan ICU, anastesi, bedah, serta tindakan pada pelayanan kandungan dan kebidanan.
Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, layanan BPJS di RSUD Kawali dapat mencakup lebih banyak jenis tindakan medis, sehingga pasien BPJS bisa mendapatkan layanan tanpa harus dirujuk ke rumah sakit di wilayah lain.
“Layanan ICU, anastesi, dan bedah sedang dalam proses kerja sama dengan BPJS. Kami ingin agar semua layanan, terutama tindakan medis di bidang kandungan dan bedah, bisa segera tercover BPJS. Dengan begitu, masyarakat yang menggunakan BPJS tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit lain,” jelas Evie.
Dia menegaskan, dengan berbagai langkah pengembangan yang telah dilakukan, RSUD Kawali, Kabupaten Ciamis kini mulai dilirik oleh masyarakat sebagai alternatif layanan kesehatan yang lebih mudah diakses.
“Masyarakat sekitar juga antusias menyambut peningkatan layanan di sini, karena kini mereka bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai tanpa harus jauh-jauh ke pusat kota,” pungkas Evie.
LAPORAN: Rizal Nurdiana




