KPU Ciamis Perkuat Validitas DPB Triwulan IV 2025, Tohirin Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Lembaga

Ciamis, Sawalajabar.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis menegaskan komitmennya menjaga akurasi data pemilih melalui proses pemutakhiran berkelanjutan yang melibatkan berbagai lembaga strategis.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar di Aula KPU Ciamis, Senin (8/12/2025).

Pleno tersebut mencatat total 983.442 pemilih, terdiri dari 490.501 laki-laki dan 492.941 perempuan yang tersebar di 27 kecamatan dan 265 desa/kelurahan.

Kolaborasi Jadi Kunci Akurasi Data Pemilih

Kepala Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Ciamis, Tohirin, menegaskan bahwa DPB tidak dapat menghasilkan data yang valid tanpa dukungan lintas lembaga.

“Pemutakhiran data pemilih tidak bisa dilakukan sendiri. Kualitas data itu lahir dari kolaborasi, mulai dari Disdukcapil, Dinsos, TNI-Polri, KCD Pendidikan Wilayah XIII, Kemenag, Pengadilan Negeri, hingga masyarakat yang memberikan masukan,” ujar Tohirin.

Ia menambahkan, setiap lembaga memiliki sumber data berbeda yang menjadi bagian penting dalam proses sanding data dan verifikasi, sehingga hasil DPB dapat benar-benar mencerminkan kondisi pemilih aktual.

KPU: DPB Bukan Tahapan Pemilu, Namun Penentu Demokrasi

Tohirin menegaskan bahwa meski bukan bagian dari tahapan pemilu resmi, DPB memegang peranan kunci terhadap kualitas demokrasi.

“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu indikator bahwa pemilu berjalan demokratis. Data pemilih menentukan bagaimana suatu pemilihan dapat dikatakan jujur dan adil,” jelasnya.

Karena berada di luar tahapan pemilu, proses pemutakhiran dilakukan langsung oleh KPU melalui coklit terbatas, konfirmasi data, serta pengumpulan informasi dari berbagai stakeholder.

Perubahan Data Masih Dalam Batas Normal

Menurut Tohirin, dinamika perubahan jumlah pemilih pada Triwulan IV 2025 tidak menunjukkan lonjakan signifikan. Tidak adanya bencana besar atau kondisi luar biasa membuat perubahan data tetap stabil.

“Perkembangan data pemilih di Ciamis relatif normal. Tidak ada perubahan ekstrem yang biasanya terjadi jika ada bencana besar atau peristiwa luar biasa,” tuturnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pemutakhiran tetap dilakukan dengan ketelitian tinggi karena data pemilih bersifat dinamis.

Data Disabilitas Masih Disempurnakan KPU

Tohirin juga mengungkapkan bahwa KPU masih terus menyempurnakan data pemilih penyandang disabilitas. Ragam varian disabilitas harus dicatat secara spesifik agar aksesibilitas layanan pemilu tepat sasaran.

“Jumlahnya ada, tetapi detail ragam disabilitas harus ditata ulang. Jika ada pemilih yang membutuhkan layanan khusus, kami harus memastikan kebutuhan itu terpenuhi,” katanya.

Ia menekankan bahwa baik pemilih disabilitas maupun lansia tetap mendapatkan pendampingan sesuai aturan, tanpa memengaruhi jumlah total pemilih secara signifikan.

KPU Pastikan Transparansi dan Kualitas Data

Di akhir pleno, KPU Ciamis menegaskan bahwa seluruh data DPB akan terus diverifikasi secara berkala sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan penyelenggaraan pemilu yang akurat.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini