TASIKMALAYA, Jabarupdate: Aksi nekat seorang pria yang diduga mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Cirahong mengejutkan warga di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban yang terjatuh ke aliran Sungai Citanduy di bawah jembatan hingga kini diduga terbawa arus yang cukup deras.
Tim gabungan dari berbagai unsur relawan dan petugas terkait langsung dikerahkan untuk melakukan proses pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Sebelum Kejadian: Sempat Belanja dan Melamun
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pria tersebut sempat menunjukkan gelagat yang mencurigakan sebelum melakukan aksi nekatnya. Korban diketahui sempat berhenti dan berbelanja di salah satu warung milik warga yang berada di sekitar kawasan Jembatan Cirahong.
Di warung tersebut, ia membeli makanan ringan serta air mineral botol. Setelah itu, korban berjalan menuju area tengah jembatan penghubung dua kabupaten tersebut dan bertahan di sana dalam waktu yang cukup lama.
Salah seorang pengunjung asal Manonjaya, Yudi (38), memberikan kesaksian bahwa dirinya sempat melihat pria yang diduga korban saat melintas di Jembatan Cirahong sekitar pukul 09.00 WIB.
“Saya sempat lihat bapak itu berdiri sendiri di tengah jembatan seperti sedang melamun. Motornya diparkir tidak jauh dari situ, sambil membawa kantong kresek,” ungkap Yudi kepada wartawan di lokasi.
Yudi mengaku sempat merasa menaruh curiga dengan gerak-gerik pria tersebut. Namun, ia merasa bingung harus melapor ke pihak mana karena saat itu tidak terlihat ada petugas yang berjaga di sekitar lokasi jembatan.
“Pas saya lagi jajan di warung, tiba-tiba suasana ramai ada yang bilang ada orang loncat. Ternyata bapak yang tadi saya lihat di tengah jembatan. Sempat kepikiran curiga, cuma bingung mau lapor ke siapa,” tambahnya.
Identitas Korban Terungkap
Pihak berwenang segera melakukan koordinasi lintas wilayah setelah menerima laporan dari masyarakat. Berdasarkan hasil asesmen awal, titik awal tempat korban melompat dipastikan masuk ke dalam wilayah hukum Kabupaten Tasikmalaya.
Petugas juga telah berhasil mengidentifikasi korban. Pria tersebut diketahui merupakan warga Kabupaten Tasikmalaya berinisial W, yang berdomisili di wilayah Cihideung.
TAGANA Ciamis BKO Operasi SAR
Merespons insiden ini, Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK TAGANA) Kabupaten Ciamis langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah mendapatkan instruksi dari dinas terkait.
Wakil Ketua FK TAGANA Kabupaten Ciamis, Dimas Adrianto, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan personel guna membantu percepatan proses evakuasi dan asesmen.
“Berdasarkan laporan masyarakat dan perintah Kepala Dinas Sosial, TAGANA Kabupaten Ciamis menurunkan delapan anggota ke lokasi kejadian di Jembatan Cirahong untuk melakukan asesmen awal,” tutur Dimas.
Mengingat lokasi awal kejadian berada di wilayah Tasikmalaya, status TAGANA Ciamis dalam operasi ini bertindak sebagai Bantuan Kegiatan Operasi (BKO).
“Status TAGANA Kabupaten Ciamis saat ini bergabung dalam operasi SAR sebagai BKO,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Citanduy yang berarus deras, TAGANA Ciamis menyiagakan satu unit perahu karet. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran intensif, baik melalui jalur air maupun pemantauan darat di sekitar titik jatuhnya korban.




