KKN Universitas Galuh Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga Desa Limusgede

Ciamis, Jabarupdate : Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh Periode II Tahun Akademik 2025/2026 turut mendorong peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui sejumlah kegiatan di Desa Limusgede, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Rabu (19/8/2026) dan Kamis (20/8/2026). Program yang digelar menyasar peningkatan kapasitas kader posyandu sekaligus memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada Rabu (19/8/2026) melalui program Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Inovasi Digital Aplikasi Deteksi Dini Stunting.

Dalam kegiatan ini, para kader posyandu mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi Kalkulating. Aplikasi tersebut dirancang oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh untuk membantu proses pemantauan tumbuh kembang anak.

Pemanfaatan aplikasi digital diharapkan dapat membantu kader melakukan deteksi dini terhadap risiko stunting secara lebih cepat dan efisien. Dengan dukungan teknologi, proses pemantauan kesehatan anak juga diharapkan menjadi lebih terarah.

Selain pelatihan bagi kader posyandu, mahasiswa KKN Universitas Galuh melanjutkan kegiatan dengan memberikan layanan cek gula darah gratis bagi warga Desa Limusgede pada Kamis (20/8/2026).

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengetahui kondisi gula darah sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Koordinator Desa Limusgede Kelompok KKN Universitas Galuh, Fauzan Djulpiqri, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

“Seluruh rangkaian acara ini dirancang sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat yang mengintegrasikan antara edukasi teknologi bagi kader kesehatan dan pelayanan medis langsung. Diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi kesejahteraan warga Desa Limusgede,” kata fauzan kepada media Jabarupdate, Sabtu (22/8/2026)

Menurutnya, kegiatan KKN tidak hanya menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berkolaborasi dengan masyarakat dan menghadirkan program yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

“Kami ingin kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.” tegas Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan Mengatakan, Melalui pelatihan aplikasi deteksi dini stunting dan pemeriksaan gula darah gratis, berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan.

“Kami ingin kegiatan ini menjadi langkah kecil yang dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan pencegahan sejak dini,” tuturnya.

Kolaborasi antara mahasiswa, kader posyandu, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu kunci program kesehatan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Dengan demikian, kehadiran KKN Universitas Galuh di Desa Limusgede tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa, tetapi juga ikut mendukung upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini