Selasa, Februari 27, 2024

Adu Kuat Antarlini Indonesia vs Australia: Diwarnai Duel Dua Gelandang Terbaik

Editor:Hasby Agni

Olahraga, Jabarupdate: Indonesia menghadapi Australia di Piala Asia 2023. Laga tersebut akan dimainkan pada Minggu (28 Januari) di Stadion Jassim bin Hamad di Al-Rayyan.

Konon Ini Pertandingan antara Daud dan Goliat. Sehingga tak lepas dari peringkat kedua negara. Australia berada di peringkat ke-25 dalam ranking FIFA. Sedangkan Skuad Indonesia berjuluk Garuda masih berada di posisi 146.

Selain itu, Australia juga lebih baik dalam sejarah pertemuannya dengan Indonesia. Australia telah memenangkan sebelas dari 16 pertandingan terakhir mereka. Mereka hanya kalah dalam dua pertandingan. Dalam tiga pertandingan tersisa, kedua tim bermain imbang.

Bagaimana perbandingan garis Indonesia dan Australia? Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Kiper: Ernando Ari vs Matthew Ryan

Di sektor kiper, kiper Indonesia Ernando Ari bersaing kemampuannya dengan Matthew Ryan. Kedua kiper tersebut sama-sama menjadi andalan timnya di babak penyisihan grup terakhir.

Nilai Ryan jelas lebih baik daripada nilai Hernando Aril.

Kiper berusia 31 tahun itu hanya kebobolan satu gol. Bandingkan dengan enam gol Hernando Ari. Namun, tidak bisa disimpulkan bahwa Hernando lebih rendah dari Ryan. Soal rekaman, Ernando merekam lebih banyak lagi.

Kiper berusia 21 tahun itu melakukan lima penyelamatan dan lima sapuan. Sebaliknya, Ryan hanya mencatatkan dua penyelamatan dan satu sapuan dalam tiga pertandingan penyisihan grup.

Bek: Justin Hubner vs Harry Souttar

Justin Hubner merupakan andalan pertahanan Indonesia. Pemain berusia 20 tahun itu tampil tangguh di babak penyisihan grup Piala Asia 2023.

Dalam tiga pertandingan, Hubner mencatatkan tujuh intersepsi, empat tekel, dan sebelas assist. Ia pun sukses memenangkan 16 duel dengan lawan.Hubner yang berposisi di sektor bertahan juga rajin membantu serangan. Dia membuat dua assist kunci dalam tiga pertandingannya.

Secara defensif, rekor Hubner lebih baik dari Souttar. Pemain berusia 25 tahun itu hanya mencatatkan tiga tekel dan lima sapuan.

Gelandang: Marselino Ferdinan vs Jackson Irvine

Duel yang sangat menarik di lini tengah. Marcelino Ferdinand bertemu Jackson Irvine. Menariknya, kedua pemain tersebut merupakan pemain terbaik timnya di babak penyisihan grup.

Marcelino dan Irvine adalah sosok andalan bagi Indonesia dan Australia untuk merepotkan pertahanan oposisi. Kedua pemain tersebut menjalankan tugasnya dengan cukup baik.

Marcelino dan Irvine mencetak kedua gol di babak penyisihan grup. Marcelino mencetak satu gol melawan Irak. Sementara Irvine mencetak dua gol, masing-masing satu gol ke gawang India dan Suriah.

Penyerang: Rafael Struick vs Connor Metcalfe

Penyerang, laga antara Indonesia dan Australia merupakan pertarungan antara dua penyerang muda. Rafael Struick bersaing dengan Connor Metcalfe untuk membobol gawang lawan.

Sejauh ini, kedua pemain tersebut belum mencetak gol untuk timnya. Meski demikian, bukan berarti kedua pemain tersebut mengabaikan tugasnya di lini pertama.

Kemampuan Struick menembus pertahanan lawan membuat Indonesia mendapat penalti saat melawan Vietnam. Selain itu, pemain berusia 20 tahun itu melepaskan lima tembakan selama tampil di fase grup. Kalau soal duel di mana lawan berebut bola, Struic juga cukup bagus. Ia memenangkan sepuluh duel dalam tiga pertandingan di babak penyisihan grup.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler