Minggu, April 14, 2024

Baru Saja Dibuka, Kebakaran Membuat Bukit Teletubbies Kembali Ditutup Sementara

NASIONAL, Jabarupdate: Blok Savana Lembah Watangan, atau yang biasa disebut bukit Teletubbies kembali terbakar pada hari Rabu, 7 September 2023. Padahal, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) baru saja membuka akses pintu masuk via Wonokitri, Pasuruan Jawa Timur.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari flare yang dinyalakan oleh sekelompok pengunjung yang sedang melakukan sesi foto prewedding. Kabar tersebut berasal dari salah satu akun instagram @pesonalumajangmovment.

“Kembali terjadi kebakaran di area bukit Teletubbies Bromo Tengger Semeru, Rabu 6 September 2023.

Penyebab kebakaran diduga berasal dari wisatawan yang membawa dan menyalakan flase saat prewedding hingga mengakibatkan terjadinya kebakaran di area tersebut.

Saat ini terduta pelaku telah diamankan ke Polres Probolinggo untuk dimintai keterangan dan penyelidikan lebih lanjut”.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Hendra selaku Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru telah mengonfirmasi bahwa kelompok terduga pelaku beserta pasangan yang melakukan preweding telah diamankan oleh pihak kepolisian Probolinggo.

Menindaklanjuti kejadian ini, BBTNBTS kembali menutup akses masuk kawasan wisata bukit Teletubies. Hal ini tertuang dalam surat bernomor PG.08/T.8/BIDTEK/9/2023 yang diterbitkan pada tanggal 6 September 2023. Surat tersebut juga diposting oleh akun instagram resmi BBTNBTS.

Dalam postingan tersebut, selain mengumumkan penutupan kawasan wisata gunung Bromo, BBTNBTS juga memberitahukan bahwa, “Bagi calon pengunjung yang telah membeli karcus kunjungan para tanggal 7 September 2023, tetap diperkenankan memasuki kawasan wisata dan hanya diizinkan melalui pintu masuk Wonokitri, Kabupaten Pasuruan dan Cemorolawabg, Kabupaten Probolinggo. Sedangkan pintu masuk melalui Coba Trisula, Kabupaten Lumajang ditutup.

Kunjungan juga dibatasi sampai dengan Laut Pasir Bromo dan tidak diperkenankan menuju arah Savana Lembah Watangan hingga Jemplang.

Untuk Kunjungan pada tanggal 8 September 2023 dan seterusnya, tidak diperkenankan sampai dengan pengumuman lebih lanjut”.

Saat ini, sejumlah kawasan memang rawan terjadi kebakaran termasuk kawasan Gunung Arjuno, Jawa Timur. Bahkan, kebakaran tersebut terus meluas hingga mencapai 4.403 hektare.

Kepala bagian TU BBTNBTS Septi Eka Whardani mengimbau para pengunjung untuk tidak menggunakan benda yang gampang menimbulkan api dan jangan membuang puntung rokok sebelum baranya telah padam seluruhnya.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

- Advertisement -spot_img
ARTIKEL TERKAIT

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler