Selasa, Februari 27, 2024

BKKBN dan DPR RI Gelar Sosialisasi Program Pencegahan Stunting di Tasikmalaya

Tasikmalaya, Jabarupdate: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan DPR RI menggelar kegiatan sosialisasi program pencegahan stunting.

Program yang diberi nama “Bangga Kencana Bersama Mitra” Kerja ini merupakan bentuk kerjasama antara BKKBN dan DPR RI dalam mencegah dan menekan angka stunting di Indonesia.

Kegiatan sosialisasi program ini bertempat di Desa Leuwibudah Kec. Sukaraja Kab. Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat pada (04/12/2023).

Untuk pembukaan acara, disampaikan oleh Bapak Eep sebagai tuan rumah dan sekaligus kepala desa Leuwibudah.

Mengatakan agar dimulai dari bergeraknya dan kesadaran akan pedulinya akan stunting melalui kader yg ada di lapangan, agar masyarakat lebih merasa didampingi dan diperhatikan untuk urusan stunting. Beliau menutup dengan berterima kasih kepada BKKBN sudah bisa hadir di wilayahnya.

Kemudian dilanjutkan dan sekaligus dibukanya acara oleh Ibu Hj. Nurhayati sebagai Anggota DPR RI Komisi IX, beliau langsung mengatakan terima kasih atas kehadiran para masyarakat desa depok dalam kegiatan ini.

Beliau langsung menyampaikan perhatiannya dengan perkembangan stunting yang terjadi di wilayah Jawa Barat khususnya di Kab. Tasikmalaya.

Serta mengajak seluruh elemen masyarakat memahami apa itu stunting, 1000 HPK (Hari Pertama Kelahiran), Penyebab Stunting dan Generasi stunting. Lalu diakhiri dengan pembagian beberapa doorprize dalam bentuk kuis tanya jawab.

Acara tersebut dilanjutkan dengan paparan oleh Ibu Risi Riska Dewi, Am. Keb., S.Kim., M.Si Perwakilan dari Dinas Sosial PPKBP3A Kab. Tasikmalaya.

Beliau juga kembali mengingatkan untuk stunting ini harus kita mulai dari hulu dan didukung oleh peran serta remaja yang ada di sekolah, orang tua yang selalu memperhatikan perkembangan anak diikuti dengan pola makan yang baik dan benar.

Serta ditunjang dengan makanan yg berkualitas dan bergizi dipenghujung paparannya. Beliau juga mengakhiri dengan pembagian doorprize.

Adapula sambutan dari Bapak Herman Melani, S.H., M.H., sebagai perwakilan dari BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Beliau lagi ingin mengajak seluruh masyarakat untuk memperhatikan secara serius stunting ini. Untuk di wilayah Cikukulu sendiri, kondisi saat ini stunting lumayan tinggi.

Acara ini tentu saja untuk mendukung visi pemerintah yang ingin menuntaskan kondisi anak bebas stunting di 2045 serta menjadi Indonesia Emas sesuai arahan Presiden RI Bapak Ir. Joko Widodo.

Untuk pembicara yang terakhir, disampaikan oleh Bapak Zaenal Muttaqin sebagai tuan rumah. Beliau mengatakan agar dimulai dari bergeraknya dan kesadaran akan pedulinya akan stunting melalui kader yang ada di lapangan, agar masyarakat lebih merasa didampingi dan diperhatikan untuk urusan stunting. Beliau menutup dengan berterima kasih kepada BKKBN sudah bisa hadir di wilayahnya.

Diakhir sambutan ada bapak Ahmad Taufik, S.Kom., M. Ap. Sebagai Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN RI, mengucapkan terima kasih banyak atas antusias masyarakat terhadap program ini.

Lebih lanjut ia menuturkan jika kepedulian masyarakat terhadap pencegahan stunting yg dimulai sebelum menikah dan pada saat menikah sampai dengan program anak agar terhindar dari stunting.

Acara ditutup dengan pembagian beberapa doorprize kepada peserta dan acara ini diakhiri dengan foto bersama dengan para narasumber yang hadir.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler