Selasa, April 16, 2024

Daftar Korban Tewas dalam Peristiwa Odong-odong Tertabrak Kereta Api di Banten

Nasional, Jabarupdate: Sebuah odong-odong tertabrak kereta api di kawasan kampung Silebu, Desa Silebu, Kecamatan Krangilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Peristiwa kecelakaan pada Selasa (26/7/2022) sekitar 11.00 WIB., ini menyebabkan sembilan orang meninggal dunia.

Kapala Satuan Lalu lintas Polres Serang, AKP Tiwi Afrina mengatakan, kecelakaan maut itu bermula saat odong-odong dengan penumpang 20 orang melaju dari arah Walantak menuju Krangilan.

“Saat odong-odong berada di jalur rel kereta yang tanpa palang pintu, seketika itu datang kereta api dari arah Merak menuju Rangkas Bitung, Lebak, Banten,” ujar Kasat Lantas Polres Serang.

Odong-odong tertabrak kereta api pada bagian belakang dan langsung terpental keluar lintasan kereta.

Akibatnya, sebanyak sembilan orang tewas empat diantaranya merupakan anak-anak. Sedangkan lima orang lainnya adalah Ibu-ibu. Setelah kejadian tersebut korban sudah dilarikan ke rumah sakit.

Seluruh korban tewas dalan peristiwa Odong-odong tertabrak itu merupakan warga Link Cibetik, RT 01 RW 03, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Berikut kesembilan korban yang meninggal dunia :

1. Sawiyah (71)
2. Sunnah (55)
3. Saptiyah (51)
4. Saptanis (42)
5. Kadilah (38)
6. Yanti (22)
7. Ismawati (8)
8. Amanda (2)
9. Azzizatul Atiah (2)

Dari kejadian tersebut juga menyebabkan beberapa orang mengalami luka-luka berikut daftar namanya :

1. Ibu Saki (50)
2. Saripah (5)
3. Aripah (4)
4. Zikri (4)

Pihak Rumah Sakit dr Drajat Prawira (RSDP) mengidentifikasi korban, berlangsung selama 3,5 jam. Keluarga korban yang sejak pukul 12.00 WIB tampak sabar menunggu hasil dari identifikasi tim forensik.

Air mata mereka yang menunggu mulai bercucuran ketika ptugas memanggil satu per satu anggota keluarga untuk melakukan verifikasi apakah benar anggota keluarga dari korban.

Selesai melakukan identifikasi, kemudian petugas memandikan jenazah di rumah sakit seizin dari pihak keluarga.

Ketua RT Cibetik, Walantaka, Mansur mengatakan korban tewas berjumlah sembilan orang yang terdiri dari tiga anak-anak dan enam ibu-ibu. Mereka tinggal di kampung yang sama.

Seusainya identifikasi, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan di kampung halamannya masing-masing.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

- Advertisement -spot_img
ARTIKEL TERKAIT

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler