Senin, Maret 4, 2024

Demo KPK, Mahasiswa Sumenep Minta Audit Penggunaan Dana Hibah Nurftriana Busyro

Kaukus Muda Sumenep (KMS) mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meminta usut aliran siluman dana hibah kepada anggota DPRD Jawa Timur Dapil Madura dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nurfitriana Busyro.

Mereka melakukan aksi demonstrasi depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (18/7/2023).

Koordinator aksi, Musyfiq menyampaikan, aksi yang dilakukan sudah ketiga kalinya dan akan terus berlanjut sampai KPK memeriksa Nurfitriana yang merupakan istri mantan bupati Sumenep Busyro Karim.

“Tidak akan pernah letih degan perjuangan ini, siap mengawal sampai Nurfitriana diperiksa oleh KPK,” kata Musyfiq depan KPK.

Menurutnya, Nurfitriana Busyro menerima dana hibah sekitar Rp 28 miliar tahun 2022-2023 yang harus diaudit penggunannya.

“Nurfitriana dapat aliran 28 miliar lebih dana hibah untuk kepentingan Pokmas, dana sebanyak itu diduga telah dipotong atau dikorupsi untuk kepentingan pribadi,” jelsnya.

Musyfiq menyebut bahwa modus korupsi dana hibah semuanya diduga sama seperti yang dilakukan wakil ketua DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak yang saat ini sudah ditangkap KPK.

“Saya duga sama modusnya dengan Sahat karena itu KPK harus segera periksa dan adili Nurfitriana,” tuturnya.

Musyfiq memastikan akan terus melakukan aksi sampai tuntutan agar KPK memeriksa Nurfitriana.

“KPK tidak boleh tebang pilih dan harus segera periksa Nurfitriana dan kami siap mengawal sampai kapanpun,” tandasnya.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler