Selasa, Februari 27, 2024

Dengan Dibentuknya Cliks, Kabupaten Ciamis Siap Cegah Berita Berita Hoaks

Editor:Hasby Agni

Ciamis, Jabarupdate: Kabupaten dan kota terus menerapkan Jabar Saber Hoaks (JSH) untuk memerangi misinformasi, disinformasi, dan hoaks yang menyesatkan dan merugikan masyarakat.

Daerah yang mereplikasi JSH kali ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis yang diberi nama Ciamis Libas Hoaks (Cliks). Pembentukan Cliks di Ciamis menyusul penandatanganan perjanjian kerja sama antara Diskominfo Jabar dan Diskominfo Ciamis pada Kamis (2 Januari 2024) di Jalan Tamansari, Kota Bandung.

Menurut Ika Mardiah, Ketua Diskominfo Jawa Barat, JSH telah bekerja sebagai satuan kerja di bawah Diskominfo selama lima tahun dan terus memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui berbagai klarifikasi, pengecekan fakta, dan pemberian pelatihan.

Ika mengatakan misinformasi, rumor, dan hoaks berbahaya karena selain menyesatkan, juga dapat menimbulkan kerugian bahkan korban jiwa.

“Hal ini dapat mengancam nyawa, memicu kerusuhan dan kejadian negatif lainnya. Hal ini mungkin karena bahaya penyebaran hoaks di media sosial dan internet,” kata Ika Mardiah.

Ika mengingatkan, akan semakin banyak misinformasi menjelang pemilu serentak pada 14 Februari mendatang. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak cepat terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar.

Untuk mencegah penipuan politik memecah belah negara, JSH menggandeng KPU Jawa Barat dan KPU Kabupaten/Kota.

Ika berharap Clicks di Siamis dapat berkontribusi dalam pemilu yang damai dan meningkatkan kualitas demokrasi di Jawa Barat.

“(Diharapkan Cliks) menjunjung tinggi demokrasi dan diharapkan dapat mengarah pada pemilu yang damai pada tahun 2024,” tambahnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ciamis Tino Armyanto Lukman mengatakan, meningkatnya hoaks yang beredar di masyarakat menimbulkan permasalahan dan harus ditanggulangi secara serius. Langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Kami menyediakan konten-konten informasi serta edukatif dan edukatif untuk media sosial dan media online. Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan menyaring sebelum berbagi.” “Serta melalui langkah-langkah terobosan membangun sinergi pentaheliks, termasuk dengan media,” dia menambahkan.

Tino menjelaskan bahwa kata “libas” dalam Cliks tidak hanya berarti mencegah lelucon, tetapi juga, lebih luas lagi, “langkah pasti untuk memberantasnya.” “Inilah doa, upaya dan harapan Diskominfo Ciamis untuk menghilangkan kenakalan,” ujarnya.

Tino mengatakan Cliks mengutamakan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan bahaya hoaks serta mendorong praktik berbagi informasi yang lebih akurat, transparan, dan bertanggung jawab.

“Dengan adanya Cliks semoga di Ciamis bisa menjadi daerah bebas berita hoaks,” ujarnya.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler