Selasa, Februari 27, 2024

IndoVac Vaksin COVID-19 Resmi Dapat Izin Dari BPOM

Editor:Hasby Agni

Nasional, Jabarupdate: IndoVac, vaksin COVID-19 produksi Bio Farma berbasis teknologi subunit protein rekombinan untuk digunakan sebagai imunisasi aktif COVID-19, telah mendapat izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Surat dikeluarkan BPOM pada 9 Desember 2023.

Direktur Utama Bio Farma Shadiq Akasya mengatakan vaksin IndoVac telah mendapat izin penggunaan darurat (EUA) dari BPOM.

“Sebelumnya vaksin IndoVac telah mendapat Emergency Use Authorization (EUA) dari BPOM pada Januari 2021, namun dengan diterbitkannya NIE dari BPOM maka EUA vaksin IndoVac sudah tidak berlaku lagi,” ujar Shadiq, Selasa (2/1/2024).

“Vaksin IndoVac dapat diberikan kepada pasien berusia di atas 18 tahun. Saat ini IndoVac juga telah memperoleh fatwa Halal dan MUI serta sertifikat Halal dari BPJPH Kementerian Agama dan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 89,84% itu produk dalam negeri hasil karya anak negeri,” tambahnya.

IndoVac adalah vaksin COVID-19 berbasis teknologi subunit protein rekombinan yang digunakan sebagai kekebalan aktif terhadap COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Vaksin ini hadir dalam botol 5 ml yang berisi 10 dosis vaksin per botol. Vaksin yang dibuat dari virus yang dilemahkan.

Dikemas dalam kotak berisi 10 botol, penyimpanan stabil pada suhu 2°-8°C. Setiap vial dilengkapi dengan barcode 2D yang menunjukkan identitas setiap vial serta memiliki fitur untuk melacak dan mencegah vaksin palsu.

Indovac merupakan vaksin Covid-19 yang menggunakan platform subunit protein rekombinan, yang dikembangkan oleh PT Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine di Amerika Serikat.

Efek samping atau efek samping (AE) yang dilaporkan dalam uji klinis vaksin Indovac umumnya ringan. Biasanya yang sering dilaporkan adalah nyeri lokal dan nyeri otot (mialgia). Kemunculannya sebanding dengan efek samping penggunaan vaksin rekombinan protein subunit kontrol yang telah memperoleh EUA.

Vaksinasi terbukti menjadi salah satu pencegahan terkuat sakaligus efektif untuk mengendalikan pandemi COVID-19. Untuk mengantisipasi kebutuhan vaksin IndoVac di dalam negeri, Bio Farma akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menyediakan vaksin IndoVac yang berefisiensi tinggi dan memenuhi standar.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler