Minggu, April 14, 2024

Keren Pisan, Ace Surati Semua Jamaah Haji Bandung-Bandung Barat untuk Serap Aspirasi

Bandung- Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kabupaten Bandung dan Bandung Barat Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa ia telah menyurati seluruh jamaah haji 1444H/2023M asal Bandung dan Bandung Barat. Tujuannya, ia ingin mendapat masukan dari jamaah haji untuk peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji tahun depan.

Hal itu disampaikan Ace kepada Menteri Agama, Yaqut Cholil Qaumas pada rapat kerja Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Agama, Senin (18/9/2023) di Gedung DPR RI.

Ace yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR itu mengungkap bahwa aspirasi yang disampaikan oleh para jamaah pada umumnya terkait jatah air Zamzam 10 liter. Pada praktiknya, air Zamzam yang diberikan ke jamaah hanya 5 liter, sedangkan 5 liter lagi tidak diberikan.

“Saya sudah tiga kali bicara sama Gus Men soal tambahan 5 liter air Zamzam itu. Saya selain mencari aspirasi para jamaah, saya mengirim surat kepada seluruh jamaah di dapil saya. Saya kirim surat satu persatu by name by address. Di surat itu saya doakan jamaah haji di dapil saya menjadi haji yang mabrur. Ini cara saya mencari masukan dari mereka.”

“Jika ada kritik penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023, mohon disampaikan ke nomor WA saya dan email saya.”

“Pada umumnya mereka (jamaah) menyampaikan positif. Tapi yang diminta soal 5 liter air Zamzam itu. Saya kira penting sekali untuk segera dipenuhi karena para jamaah ingin memastikan soal itu”, demikian jelas Ace kepada Menteri Agama.

Merespon Ace, Gus Menteri menyampaikan soal aspirasi jamaah haji terkait air Zamzam tersebut.

“Terkait tambahan Zamzam, kita sudah bayar Zamzam ini di e-hajj tanggal 6 Juni tapi sampai sekarang kita menunggu proses otorisasi untuk bisa dikeluarkan dari sana. Otorisasi ini di Dewan Malaki yang non akseseble buat kami. Jadi kami benar-benar nggak bisa mengakses ini kecuali melalui Kementerian Haji. Dan terakhir WA Kementerian Haji ke saya yaitu Pak Menteri Haji ke saya, dia bilang perkembangannya positif kira-kira. Dia bilang bahwa terkait dengan penambahan Zamzam ini tidak lagi berada langsung dikewenangannya Kementerian Haji dan Umrah”, jelas Gus Menteri

“Tapi saya sudah mengambil inisiatif untuk menyampaikan ini kepada pihak yang memiliki otoritas dan ada positif respon. Jadi ada respon positif kata mereka, insya Allah. Dia menyampaikan apapun perkembangannya nanti. Ini tanggal 5 September. Saya sudah minta pak Dirjen. Pak Dirjen ini mau ke Kementerian Haji tanggal 20. Saya tidak mengizinkan berangkat sebelum urusan Zamzam ini selesai”, lanut Gus Menteri.

Selain soal air Zamzam, Ace juga meminta Kementerian Agama agar membuat kesepakatan yang lebih jelas dan mengingat kepada pihak Arab Saudi dalam hal pelayanan jamaah haji Indonesia.

“Saya ingin menyoroti bagaimana kita membangun kontrak dengan pihak Arab Saudi, baik dengan masyariq maupun dengan naqabah.”

“Yang saya ingin tegaskan bahwa evaluasi yang harus kita lakukan dalam konteks pelayanan baik pemondokan, katering, tenda, dan berbagai infrastruktur yang lainnya, itu tentu harus didukung oleh kesepakatan yang sifatnya detail dan sanksi yang tegas dalam kontrak tersebut.”

“Sehingga kita dapat menuntut mereka kalau tidak sesuai kesepakatan. Baik dengan masyariq maupun naqabah, harus detail. Harus diperbaiki administrasi kontrak perjanjian antara kita, masyariq dan naqabah,” demikian ujar Ace.(*)

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

- Advertisement -spot_img
ARTIKEL TERKAIT

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler