Kubah Masjid Islamic Center Jakarta Utara Terbakar

Masjid Islamic center Jakarta
Kubah Masjid Islamic Center Jakarta Utara Terbakar/Tangkapan Layar

Jakarta, Jabarupdate: Kubah Masjid Islamic Center Jakarta Utara, kebakaran pada Rabu (19/10/2022).

Seorang mengunggah kejadian tersebut di akun YouTube-nya. Terlihat asap membumbung di kubah masjid tersebut.

“Masjid Islamic Center Jakarta Utara kebakaran,” ujar perekam kejadian ini.

Diketahui, sudah ada enam unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan ke lokasi.

Masjid Islamic Center Jakarta Utara tersebut berada di Jalan Kramat Raya Nomor 1, Tugu Utara, Kecamatan Koja.

Petugas piket Pos Damkar Jakarta Utara, Teddy yang dikonfirmasi detikcom membenarkan kejadian tersebut.

“Iya, kubahnya yang kebakaran,” kata dia pada pukul 15.47 WIB.

Menurutnya, unit pemadam kebakaran sudah sudah berangkat semua ke lokasi kejadian. Belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian pada peristiwa itu.

Hingga pukul 16.00 WIB., para petugas masih melakukan proses pemadaman di lokasi. Namun, belum diketahui penyebab kebakaran di Masjid Islammic Center Jakarta Utara itu.

Tentang Masjid Islamic Center Jakarta Utara

Masjid tersebut merupakan Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta yang berlokasi di Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara.

Dikutip Kompas pada Rabu 19 Oktober 2022, ini merupakam kompleks pengembangan Islam yang dibangun di bekas lahan prostitusi terbesar se-Asia Tenggara pada era 1970-1999.

Dahulu, temat itu disebut Kramat Tunggak. Menjadi saksi bisu bagaimana para pekerja seks komersial atau PSK mencari pundi-pundi rupiah.

Lokalisasi Kramat Tunggak adalah lokasi rehabilitasi sosial yang meresmikannya tempat ini Gubernur DKI Jakarta kala itu, Ali Sadikin.

Perkembangan lokalisasi Kramat Tunggak terbilang sangat pesat, hingga akhirnya terkenal ke seluruh Asia Tenggara bahwa sebagai pusat prostitusi terbesar.

Pada tahun 1970, awal tempat ini dibuka. Di sini ada 300 wanita tuna susila (WTS) yang di bawah 76 orang germo.

Kemudian jumlahnya semakin bertambah seiring berjalannya waktu. Lalu pada tahun 1999 menjelang ditutupnya lokasi ini, jumlah WTS mencapai 1.615 yang di bawah 258 germo.

Mereka tinggal dalam 277 unit bangunan dengan 3.546 kamar di dalamnya. Itu bertanda lokalisasi tumbuh dan berkembang dengan pesat.

Jakarta Islamic Centre Jakarta Utara saat ini menjadi suatu pusat keberagaman aktivitas umat Islam, khususnya di Ibu Kota Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Article
DT Peduli Berdayakan Disabilitas

DT Peduli Berdayakan Disabilitas, Bikin Program Ternak Lele

Next Article
Unigal Ciamis dan peradi

Unigal Ciamis dan Peradi Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat

Related Posts
Total
0
Share