Jumat, Juni 21, 2024

Laporkan Kasus KKN, Rizal Ramli dan Amien Rais Bawa Rombongan ke KPK

NASIONAL, Jabarupdate: Rizal Ramli dan Amien Rais beserta rombongan datangi gedung merah putih KPK, Jakarta pada, Senin (21/8).

Diketahui Mantan Menko Bidang Kemaritiman dan ketua Majelis Syuro Partai Ummat itu tergabung ke dalam Koalisi Perbaikan Indonesia (KPI).

Amien Rais beserta rombongan yang terhitung sebanyak 40 orang itu datang ke gedung KPK pada pukul 13.32 WIB.

Kedatangan kedua tokoh nasional itu bermaksud untuk membahas tentang kondisi pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Hal tersebut dibenarkan oleh Rizal Ramli, sebab ia merasa bahwa pemeberantasan KKN di Indonesia sekarang tidak efektif.

“25 tahun yang lalu kami berjuang memberantas KKN, tetapi sekarang ko KKN semakin gawat,” ujar Rizal pada, Senin (21/08).

Ia menuturkan jika KKN tetap hidup liar di Indonesia maka kesejahteraan masyarakat tidak akan dapat diraih.

Rizal Ramli mengungkapkan bahwa Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2023 meningkat dengan skor 34.

“Kami masih ingat bahwa cita-cita reformasi 25 tahun yang lalu adalah memberantas KKN yang tengah menyebar di Indonesia,” terangnya.

Hal tersebut, tuturnya, demi menciptakan kesejahteraan masyarakat Indonesia sehingga masyarakat dapat terlepas dari kemiskinan.

Ia mengakui bahwa kedatangannya juga untuk mempertanyakan kasus korupsi yang dilakukan oleh Gibran Rakabuming Raka serta Kaesang Pangerep.

Diketahui Gibran dan Kaesang diduga melakukan kasus korupsi oleh Ubaedillah Badrun selaku dosen UNJ pada Januari 2022 silam.

Rizal Ramli beserta rombongan memiliki niat yang baik agar bisa bertemu dengan pimpinan KPK.

“Kami datang kesini dengan niat yang baik, tetapi pimpinan KPK tidak ada nyali mereka tidak hadir,” tegas Rizal.

Dalam pandangan yang lain, Ali Fikri selaku Kabag Pemberitaan menginformasikan bahwa Rizal beserta rombongan tidak jadi melaporkan kasus KKN.

“Siang ini Rizal Ramli beserta rombongan menyambangi KPK untuk melaporkan aduan. Kedatangannya itu disambut baik oleh petugas,” ucap Ali Fikri.

Setelah ditemui oleh petugas, tutur Ali, Rizal Ramli beserta rombongan tidak jadi menyampaikan aduan.

Ali menegaskan bahwa setiap masyarakat dipersilahkan untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler