Mahasiswa STITNU Pangandaran Adakan Gerakan Peningkatan SDM Pelajar

Mahasiswa STITNU Pangandaran
Gerakan Mahasiswa STITNU Pangandaran dalam Meningkatkan SDM Pelajar/Jabarupdate

Pangandaran, Jabarupdate: Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama atau STITNU adakan gerakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) Pelajar.

Mahasiswa yang menggelar kegiatan itu dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Tingkat VI yang melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Kamis (1/09/2022).

PPL itu sebagai gerakan sebagai solusi polemik global dengan tema “Manajemen Peningkatan SDM Transformasi Digital Marketing”.

Ketua Pelaksana Kegiatan Najmul Umam (23) Sekaligus Menteri Pendidikan BEM STITNU Al Farabi Kabupaten Pangandaran menyampaikan tujuan kegiatan ini.

Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama antar mahasiswa yang melakukan PPL STITNU Pangandaran.

Kegiatan digelar di beberapa lembaga pendidikan. Yakni SMK Al-Masturiyah Langkaplancar, SMAN 1 Langkaplancar, MAN 2 Pangandaran, dan SMK NU Pelita Nusantara.

Najmul mengungkapkan, peserta kegiatan ini adalah 15 siswa-siswi terbaik dari sekolah tersebut.

Ia mengungkapkan, kegiatan ini terlaksana berangkat dari ruang-ruang diskusi kecil. Mahasiswa STITNU Pangandaran itu juga melihat realita nampak masih jauh dari yang diharapkan.

Pasalnya lulusan SMA diarahkan untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi (Kuliah) atau kerja di perusahaan besar atau pun merintis usaha sendiri.

Namun realitanya, sebagian besar lulusan SMA masih belum mengambil sikap antara Kuliah atau kerja. Di antara alasannya adalah kondisi ekonomi.

Najmul menambahkan, di tengah polemik tersebut Pemerintah mempunyai wacana menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Padahal, harga bahan pokok sedang naik.

Ia menilai, kenaikan BBM ini sangat berdampak besar dan mendorong terjadinya inflasi secara Nasional maupun lokal.

Mahasiswa STITNU Pangandaran Minta Keputusan Menaikkan Harga BBM Ditarik Lagi

Najmul mengungkapkan, keputusan kenaikan BBM ini tentu perlu dikaji secara komprehensip agar menghasilkan sikap yang jelas dan berpihak ke rakyat kecil.

“Jangan sampai, karena harga BBM naik ini. Masyarakat semakin menderita,” ujar dia.

Karena itu, lanjut dia, digelar kegiatan PPL ini, untuk merespon dinamika yang terjadi sekarang.

“Semoga ke depan siswa yang mengikuti kegiatan ini mampu lebih berdikari secara personal maupun interpersonal,” ujar dia.

Sehingga, lanjut Najmul, mampu menjadi tonggak tata peradaban khususnya di Kabupaten Pangandaran.

Sementara itu, Camat Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran yang diwakili Sekretaris Kecamatan Langkaplancar mengapresiasi kegiatan itu.

Dia berharap, setelah kegiatn itu siswa bisa lebih memanfaatkan fasilitas yang dimilikinya. Seperti ponsel, ke arah yang lebih baik dan produktif.

“Kemandirian siswa adalah hal yang sulit. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mampu membentuk paradigma baru tentang digital di siswa,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article
Ospek Unpad Pangandaran

Tanpa Kekerasan, Ospek Unpad Pangandaran Penuh dengan Narasi Keadaran Bela Rakyat

Next Article
Tolak kenaikan BBM di Ciamis

Demo Tolak Kenaikan BBM di Ciamis, Minta Dirut Pertamina Dicopot

Related Posts
Total
0
Share