Sabtu, Februari 24, 2024

Misteri Kematian Belasan Kucing, Disnakan Ciamis Respon Cepat Lakukan Penanganan

Ciamis, Jabarupdate: Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Ciamis merespon dengan cepat misteri kematian mendadak belasan kucing yang telah menggegerkan masyarakat.

Kasus tersebut terjadi di lingkungan Lembursitu, Kelurahan Ciamis, mati mendadak sejak seminggu ini. Dugaan sementara, penyebab belasan kucing itu mati lantaran terserang oleh Calicivirus.

Belasan kucing yang mati itu berada di penampungan kucing milik Toni Ichlas, ia merupakan aktivis yang peduli terhadap kucing liar. Kucing-kucing yang mati di penangkarannya kini sudah dikubur di kuburan yang khusus.

Toni telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Disnakan Ciamis, sehingga segera ada penanganan yang cepat.

Disnakkan Ciamis pun merespon dengan cepat, dan turun tangan ke lokasi untuk mengatasi hal tersebut pada Jumat (18/8/2023).

Mereka bekerja sama untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap penyebab kematian kucing-kucing tersebut.

Tim Disnakan Ciamis juga melakukan penyemprotan pada kandang sampai ke lingkungan sekitar dengan menggunakan disinfektan.

Kepala Bidang Keswan Kesmavet Disnakan Kanupaten Ciamis Asri Kurnia menyampaikan, gejala yang dialami kucing mati itu diduga akibat virus. Pasalnya, terdapat leleran di hidung dan luka di sekitar mulut.

“Memang seharusnya ada uji lab. Namun dari diagnosa sementara penyebabnya adalah Calicivirus,” ujar dia.

Ia mengungkapkan, setiap ada laporan hewan peliharaan warga yang terkena penyakit seperti diare atau parasit pihaknya langsung turun untuk menanganinya.

“Setiap ada laporan dari warga, kita respon. Langsung kita tangani. Dan untuk beberapa hari ini memang ada indikasi terserang virus,” ujar Asri.

Dia menegaskan bahwa di lingkungan ini virus itu sudah endemis. Dan penyakit pada kucing pun sudah ada. Jadi, tergantung dari daya tahan tubuh kucing dan lingkungan itu sendiri. Termasuk pengaruh cuaca yang sedang dingin saat ini.

Dalam penanganan misteri kematian belasan kucing di Ciamis itu, Disnakkan Ciamis memberikan obat, vaksin dan mengisolasi kucing yang tertular.

“Kami lakukan isolasi. Mengingat penyebaran virus itu cukup cepat. Juga mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mencegah hal serupa terjadi di masa depan,” ungkap Asri.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler