Rabu, Juli 17, 2024

Moms, Wajib Tahu, Tanda Anak Siap Disapih dan Cara Menyapih yang Baik

Editor:Hilmi

Parenting, Jabarupdate: Moms, wajib tahu ada tanda-tanda anak siap disapih dan cara menyapih anak dengan cara yang biak. Hal ini tentu mempengaruhi proses menyapih nanti.

Ketika sang ibu mengetahui cara menyapih anak yang tepat dan penuh kasih sayang pasti membuat proses transisi ini berjalan lancar tanpa rewel. Melansir dari berbagai laman, berikut tanda anak siap disapih dan cara menyapih yang baik.

Menurut WHO, anak sebenarnya sudah siap disapih di umur dua tahun. Sayangnya, tidak ada batasan waktu pasti kapan si Kecil harus disapih. N

Oleh karena itu, sang ibu wajib tahu tanda anak siap untuk disapih. Seperti, Durasi menyusu juga jadi lebih singkat, anak secara pelan-pelan semakin jarang minta menyusu, tidak mau atau menolak ketika ditawarkan menyusu, anak mudah terdistraksi saat menyusu dan anak hanya menghisap payudara tanpa menyedot ASI, sekadar untuk mendapatkan rasa nyaman.

Apabila, sang ibu sudah melihat tanda anak siap disapih, dapat berlanjut ke tahapan selanjutnya yakni, cara menyapih dengan baik

Memberikan Afirmasi pada Anak

Ketika anak menunjukkan tanda-tanda siap disapih, sang ibu dapat memulai percakapan tentang berhenti menyusu. Melakukan percakapan dan afirmasi secara konsisten selama beberapa minggu atau beberapa bulan sebelum proses penyapihan dimulai.

Hal ini akan membantu si anak perlahan-lahan mengerti, suatu hari nanti harus berhenti menyusu dan mempermudah proses adaptasinya di kemudian hari.

Mengurangi Durasi Menyusui secara Perlahan

Proses penyapihan efektif dan tidak membuat rewel, sang ibu wajib tahu bahwa tidak boleh langsung menghentikan pemberian ASI saat itu juga supaya anak tidak merasa kehilangan sumber kenyamanannya.

Saat anak mempunyai kebiasaan menyusu selama 15 menit. Perlahan kurangi menjadi 10 menit. Kemudian, susutkan lagi menjadi 5 menit hingga anak tidak minta menyusu sama sekali.

Sang ibu juga masih boleh mempertahankan frekuensi menyusui di malam hari untuk memberikan kenyamanan anak. Dengan begitu, anak tidak terlalu rewel menjelang tidur.

Tidak Menakuti dan Membohongi Anak

Ketika ingin menyapih anak, para ibu lebih baik tidak menakuti dan membohongi anak. Hindari cara menyapih anak dengan mengoleskan brotowali pada areola atau memplester puting, dan mengoleskan obat merah.

Hal ini mungkin akan membuat anak berhenti menyusu. Namun, hal ini membuat anak merasa tertekan, ketakutan, dan trauma.

Mengganti Jadwal Menyusu dengan Bermain

Para Ibu juga dapat mengganti jadwal anak menyusu menjadi bermain. Hal ini dilakukan agar anak lupa untuk minta minum ASI di jadwal yang seharusnya.

Misalnya, mengajak sang buah hati untuk melakukan berbagai macam kegiatan atau permainan favorit, seperti membaca buku, bermain bola, dan berenang. Hal ini akan membuat anak lupa untuk minta menyusu.

Memberikan Rasa Nyaman pada si Kecil

Hal utama yang dapat menjamin kesuksesan cara menyapih anak agar tidak rewel adalah hadirnya rasa nyaman dan aman. Bagi anak, menyusu dapat menghadirkan keduanya.

Jadi, gantikanlah rasa aman dan nyaman itu dengan pelukan, ciuman, atau dekapan yang lebih sering sepanjang hari. Terutama mendekati waktu menyusu dan tidur di malam hari.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler