Selasa, Februari 27, 2024

Optimalkan Peran Pemuda dan Pelajar, LIN Kembali Adakan Latihan Kader Pelajar Anti-Korupsi

Ciamis, Jabarupdate: Bertempat di Aula Bale Dusun Pangrumasan Desa Cileungsir, Lingkaran Intelegensia Nusantara (LIN) kembali menggelar Latihan Kader Anti Korupsi tahap ketiga pada Sabtu (02/12/2023).

Para pelajar yang mengikuti kegiatan tahap ketiga ini perwakilan dari SMA sederajat di wilayah Rajadesa, Kawali, Rancah, Sukadana, dan Cisaga.

Hernawan, Direktur LIN menyampaikan bahwa pihaknya tengah fokus pada mengoptimalkan peran pemuda untuk melawan korupsi.

“Kita saat ini akan fokus di beberapa bidang, untuk sekarang kita sedang adakan kegiatan untuk mengedukasi para pemuda dan pelajar di Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Merujuk data BPS, ada sekitar 600.000 lebih para pemuda di Kabupaten Ciamis, dan pelajar lebih dari 62 ribu. Maka dari itu, Hernawan menegaskan bahawasannya para pelajar harus berperan aktif dalam kegiatan yang positif.

“Tentunya para pemuda dan pelajar harus kita rangkul dan berikan ruang untuk berekpresi agar dapat berkontribusi untuk kemajuan di Kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Dalam kegiatan latihan kader ini, para peserta akan dibekali dengan beberapa materi mengenai pencegahan korupsi, kesukarelaan, peserta akan peran pemuda sebagai agen perubahan, dan peran media sosial.

Tak lupa, Hernawan menyampaikan terkait program dari LIN tidak hanya Latihan Kader Pelajar Anti-Korupsi.
Henawan memaparkan bahwa LIN juga akan membuat satu kegiatan untuk menciptakan perempuan-peempuan hebat di Kabupaten Ciamis.

“Kita melihat bahwa partisipasi perempuan di Ciamis ini masih sangat minim, padahal ruang-ruang untuk para perempuan cukup banyak,” kata dia.

Sementara itu, Pembina LIN, Sopwan Ismail dalam sambutannya menyampaikan terkait kondisi Indonesia saat ini.

Berdasarkan data dari Corruption Perception Index (Indeks Persepsi Korupsi/IPK) untuk tahun 2022, Indonesia memperoleh skor 34 dengan peringkat 110 dari 180 negara.

“Itu artinya, korupsi menjadi masalah yang sangat serius untuk bangsa ini,” ungkap Sopwan.

Kemudian Sopwan menyampaikan ketika diajak berdiskusi pertama kali oleh teman-teman LIN mengenai bagai mana menciptakan satu wadah untuk mewadahi potensi para pemuda di Kabupaten Ciamis.

“Spirit inilah yang terus saya dorong kepada LIN untuk melakukan kegiatan ini” ungkapnya.

Terakhir, Dedi Rosyadi, Sekretaris Desa Cileungsir menyampaikan kegiatan seperti ini merupakan inovasi baru sebagai edukasi awal untuk pencegahan korupsi.

“Kurang lebih saya 20 tahun di desa, ini merupakan yang pertama kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan di Desa Cileungsir,” tutur Dodi.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler