Selasa, April 16, 2024

Pemkab Bandung Jamin, Insentif Guru Mengaji Bersih dari Potongan

Bandung, Jabarupdate: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung memastikan bahwa insentif yang diberikan kepada guru mengaji akan disalurkan secara penuh, tanpa adanya potongan apapun.

Keputusan ini merupakan langkah konkret untuk mendukung dan menghargai peran penting guru mengaji dalam mendidik generasi muda di wilayah ini.

Pemkab Bandung kumpulkan 654 guru sekolah mengaji se-Kecamatan Majalaya di GOR KONI Sajabat, Desa Majakerta, Sabtu (9/9/2023).

Para guru mengaji tersebut terdiri dari 529 guru yang mengajar di 68 Sekolah Dasar (SD) dan 125 guru yang mengajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Bupati Bandung Dadang Supriatna yang diwakili Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Ruli Hadiana menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegkatan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa para guru mengaji yang hadir merupakan peneriman manfaat program insentif guru ngaji yang digagas Bupati Bandung.

“Kegiatan silaturahmi akbar ini pertama kali digelar. Pelaksanaannya setelah program guru sekolah menggaji digulirkan Bupati Bandung Dadang Supriatna,” kata Ruli.

Bersamaan dengan kegiatan silaturahmi akbar, diisi pula dengan santunan kepada anak yatim.

Ruli juga mengungkapkan, pelaksanaan silaturahmi akbar guru sekolah mengaji ini merupakan wujud kebersamaan dalam mendukung program Bupati Bandung.

“Khususnya terkait 13 program unggulan prioritas dari Pak Bupati, dan salah satunya insentif guru ngaji,” kata dia.

Kemudian, lanjut dia, Pemkab Bandung kumpulkan ratusan guru mengaji untuk memastikan tidak adanya potongan dalam pemberian insentif.

“Alhamdulillah tidak ada permasalahan. Pemberian insentif dari Pak Bupati juga berlangsung lancar, tidak ada potongan,” katanya.

Ia menegaskan, program kebijakan Bupati Bandung di bidang pendidikan, di antaranya tiga muatan lokal yaitu Pendidikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, pendidikan mencintai Bahasa Sunda dan Budaya Sunda.

“Serta program pendidikan membaca dan menghafal Alquran,” kata Ruli Hadiana.

Insentif yang dianggarkan dalam anggaran tahunan Pemkab Bandung untuk mendukung guru mengaji yang telah berdedikasi dalam memberikan pendidikan agama kepada anak-anak dan remaja.

Ruli menegaskan, program Bupati Bandung ini tujuannya ingin memuliakan para ustaz dan ustazah di Kabupaten Bandung.

Ini pun bentuk perhatian Bupati yang ingin memberikan apresiasi kepada para guru ngaji yang sudah mencurahkan pikirannya untuk anak didik.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

- Advertisement -spot_img
ARTIKEL TERKAIT

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler