PKK Ciamis Sambangi Sakola Motékar dan Berikan Ini ke Warga

Sakola Motékar
Tim Penggerak PKK Ciamis Memberikan Bantuan ke Warga Sukajadi di Sakola Motékar/Jabarupdate

Ciamis, Jabarupdate: Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) menyambangi warga Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya, bertempat di Sekolah Warga ‘Sakola Motékar’, Jumat (1/4/2022).

Mereka datang untuk memberikan wejangan serta bantuan berupa bibit dan pupuk untuk warga setempat.

Diketahui, warga Desa Sukajadi ini merupakan perwakilan Kabupaten Ciamis dalam lomba Ketahanan Pangan tingkat Provinsi Jawa Barat.

Menurut Pendiri Sekolah Warga ‘Sakola Motékar’ Deni WeJe, bahwa pertanian di Desa Sukajadi, Kecamatan Sadananya ini mulai ditradisikan kembali sejak beberapa tahun lalu.

“Pertanian di sini, sebenarnya sudah mulai ditradisikan kembali. Sejak beberapa tahun ke belakang. Kepada orang dewasa. Atau pun kepada pemuda millenial,” kata dia.

Maka dari itu, lanjut dia, ketika diberikan amanat sebagai perwakilan daerah, warga ataupun TP PKK di sana tidak akan terlalu sulit dalam menanam tanaman berkarbohidrat di pekarangan rumah.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ciamis Kania Ernawati Herdiat juga sangat mengapresiasi kegiatan yang sudah dilakukan warga Sukajadi tersebut.

Menurut Kania, kebiasaan warga Sukajadi ini hal yang sangat tepat di masa sekarang ini. Apalagi di tengah kondisi harga bahan pangan yang melonjak.

Dia menegaskan, bertani dianggap hal ideal untuk dilakukan.

“Lebih bagus lagi, kita perkenalkan kepada anak-anak kita. Untuk bertani,” kata Kania.

Menurutnya, anak-anak harus mau dan tahu pertanian. Bahwa bertani bukanlah pekerjaan yang tidak bergengsi. Justru bertani sangat bermartabat dan tentu menguntungkan.

Meski pun acara dilaksanakan di tempat yang tidak beralaskan tembok, namun tetap bisa berjalan lancar.

Lebih dari itu, justru tempat Sekolah Warga ‘Sakola Motékar’ tersebut bisa menghadirkan nuansa dan suasana yang natural.

Selain itu, warga dan Sekolah Warga ‘Sakola Motékar’ ini pun menghidangkan makanan sangat khas. Seperti makanan dari olahan singkong, ubi, kentang. Dan umbi-umbian lainnya. Begitu selaras dengan suasana.

Bahan olahan makanan yang dihidangkan ini merupakan dari hasil panen warga di sana. Hal demikian sudah menjadi kewajiban.

Bahwa siapa saja yang hendak beracara di Sekolah Warga ini harus menghidangkan olahan hasil panen warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article
Keturunan PKI boleh daftar TNI

Keturunan PKI Boleh Daftar TNI, Begini Tanggapan Mahfud MD

Next Article
Jalan raya kawali Ciamis

Mobil Terjun ke Jurang di Jalan Raya Kawali Ciamis

Related Posts
Total
0
Share