Jumat, Juni 21, 2024

Polisi Temukan Kuburan di Ruang Kerangkeng Milik Bupati Langkat Nonaktif

Nasional, Jabarupdate: Kabar mengejutkan dari Langkat, Sumatera Utara bahwa di tempat kerangkeng manusia Bupati Nonaktif Terbit Rencana Peranginangin polisi temukan kuburan manusia.

Kepolisian menduga, kuburan itu merupakan penghuni ruangan yang mirip sel di rumah Bupati Langkat Nonaktif itu.

Mereka yang meninggal dunia dan dikuburkan di sana diduga telah mengalami penganiayaan.

Kemungkinan, korban meninggal dunia dikuburkan di tempat yang berdekatan dengan ruang kerangkeng manusia itu.

Jumlah kuburan manusia yang polisi temukan pun tidak hanya satu. “Kuburan sudah ditemukan di beberapa titik oleh tim,” kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (7/2/2022).

Namun ia belum menjelaskan secara rinci lokasi kuburan yang ditemukan, hanya mengungkapkan bahwa diduga jumlah kuburan manusia di sana lebih dari satu.

Dan korban yang dikuburkan pun diduga merupakan penghuni kerangkeng yang tewas akibat dianiaya.

“Ada dugaan penganiayaan. Hingga lebih dari satu orang tewas di kerangkeng Bupati Langkat. Kita masih terus mendalaminya,” jelas dia.

Sejauh ini, penyidik Kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait dengan kuburan itu.

Sampai saat ini, puluhan saksi sudah dimintai keterangan. Bahkan penyidik pun sudah mengamankan sejumlah barang bukti.

Selain temukan kuburan, polisi juga tengah mendalami beberapa korban yang mengalami cacat. “Untuk korban cacat diduga dianiaya ada. Tapi masih dilakukan pendalaman,” beber dia.

Terpisah, Terbit Rencana Perangin-angin mengaku bahwa aparat terkait sudah mengetahui keberadaan ruangan mirip sel di rumahnya itu.

Bahkan ia menolak kalau ruangan itu disebut sebagai kerangkeng manusia. Ia mengungkapkan bahwa keberadaan ruangan tersebut tidak pernah ia rahasiakan sejak awal. Dan khalayak umum pun tahu keberadaan ruangan itu.

“Kalau laporan tidak. Tapi itu sudah umum. Tidak dirahasiakan lagi. Iya diketahui (oleh aparat),” ujar dia kepada wartawan seusai diperiksa Komisi Nasional dan HAM di markas KPK, Jakarta Selatan pada Senin (7/2/2022).

Bahkan dia mengklaim bahwa ruangan kerangkeng itu sudah berdiri dan beroperasi jauh sebelum dirinya menjabat Bupati Langkat pada tahun 2019.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler