Rekomendasi Buku yang Harus Dibaca Mahasiswa saat Libur Lebaran

Buku yang Harus Dibaca Mahasiswa
Ilustrasi Tumpukan Buku/Net

Ragam, Jabarupdate: Dalam mengisi libur Lebarn ini, sebagai mahasiswa terus mengasah diri dengan membaca. Berikut beberapa rekomendasi buku yang harus dibaca mahasiswa.

Diketahui, Pemerintah menetapkan libur Lebaran dan cuti bersama pada 4-6 Mei 2022. Terhitung mulai dari hari H Idulfitri, maka total ada 10 hari libur hingga nanti 8 Mei 2022.

Libur panjang lebaran biasanya bukan hanya momen bagi para pekerja dan perantau saja untuk mudik. Melainkan juga berlaku untuk para mahasiswa, istrahat sejenak dari tugas perkuliahan.

Bagi Kamu yang bingung untuk mengisi kekosongan waktu selama libur Lebaran ini, alangkah baiknya, apalagi untuk para mahasiswa, diisi dengan membaca. Momentum libur lebaran ini bisa dimanfaatkan dengan membaca beberapa buku.

Berikut ini rekomendasi buku yang harus dibaca mahasiswa saat libur Lebaran.

1. Perjamuan Khong Guan – Joko Pinurbo.

Sudah sangat jelas bahwa sampul buku puisi ini menggambarkan suasana Lebaran. Sampulnya yang didesain mirip dengan kaleng biskuit khas lebaran turut menyuratkan puisi-puisi di dalamnya.

Bagi Kamu yang suka akan karya puisi dan bacaan-bacaan ringan lainnya, tentu karya Joko Pinurbo ini sangat menarik untuk dibaca. Banyak kisah seputar keluarga, cinta, dan sisi kehidupan dalam puisi.

2. Pulang – Tere Liye.

Makna pulang sebenarnya sangat luas dan jika dibenturkan dengan tradisi mudik lebaran, bisa berarti banyak hal. Adalah pulang untuk memaknai hakikat kehidupan ke tempat manusia berasal, salah satunya.

Salah satu karya Tere Liye ini memberikan sarat akan perjuangan kembali pulang ke hakikat kehidupan itu.

Adegan yang dihadirkan dan pertarungan sebagai simbol setiap tingkatan untuk pulang. Novel ini juga sebagian bercerita mengenai bersatunya kembali keluarga.

3. Pulang – Leila S Chudori

Novel ini bercerita tentang usaha untuk pulang kembali ke kampung halaman, seperti halnya orang-orang yang melaksanakan mudik saat lebaran.

Namun usaha yang dilakukan bukan hanya perihal berburu tiket atau bermacet-macetan. Tetapi lebih daripada itu, perjuangan karena harus kembali ke Indonesia dari Perancis dengan berbagai perkasalahan yang dihadapi.

4. Seri Negeri Lima Menara

Trilogi Negeri Lima Menara karya Ahmad Fuadi ini menceritakan berbagai kehidupan di pesantren. Tiga novel itu diantaranya Negeri Lima Menara, Rantau Tiga Warna dan Rantau Satu Muara.

Dari buku ini pembaca bisa mengetahui betul bagaimana disiplinnya pondok pesantren, mulai harus berbahasa Arab sampai tak boleh cinta-cintaan.

Menariknya lagi bahwa buku ini bukan hanya sekedar berbicara soal pondok pesantren. Seri Negeri Lima Menara juga memberi pelajaran tentang keluarga, masa perantauan, masalah hidup yang datang silih berganti, sampai nilai-nilai untuk tidak menyerah saat hidup di negeri orang.

Novel ini juga menyimpan peribahasa Arab seperti man jadda wajada, man shobaro dzofiro dan man yazro yahsud yang bermanfaat untuk menanamkan nilai kebaikan agama dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai dalam peribahasa tersebut. Cocok untuk menjadi pengingat usai Ramadan. Di saat libur Lebaran.

Itulah rekomendasi buku yang harus dibaca mahasiswa saat libur Lebaran.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article
Pedagang Kerupuk Kaleng

Pedagang Kerupuk Kaleng Se-Jabodetabek Kumpul di Astana Gede Ciamis

Next Article

Final Liga Champions Real Madrid vs Liverpool Misi Balas Dendam Mohamed Salah

Related Posts
Total
0
Share