Senin, Mei 27, 2024

Sedikitnya 16 Orang Tewas Dalam Penembakan Massal di Kota Lewiston

Global, Jabarupdate: Polisi di kota Lewiston, Maine, Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa seorang pria bersenjata sedang berkeliaran, dengan laporan bahwa sedikitnya 16 orang tewas dalam penembakan massal tersebut.

Penduduk kota tersebut, serta kota Lisbon di dekatnya, telah diperintahkan untuk berlindung di tempat.

Polisi menyebut Robert Card, 40, sebagai orang yang harus dicari dan mengatakan bahwa dia harus dianggap “bersenjata dan berbahaya”.

Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Joe Biden telah diberi pengarahan mengenai situasi tersebut dan akan terus menerima informasi terbaru.

Ada juga beberapa laporan yang belum dikonfirmasi mengenai sedikitnya 50 orang yang terluka akibat dari penembakan massal.

Billie Jayne Cooke, yang mencalonkan diri sebagai anggota dewan kota Lewiston, mengatakan kepada BBC News Channel bahwa ia baru saja meninggalkan sebuah acara ketika rincian penembakan muncul.

“Selama perjalanan pulang menuju rumah, saya mendengarkan banyak suara sirene yang keras, satu demi satu,” ujarnya.

“Seluruh kota dalam keadaan terkunci. Mengerikan. Anda hanya tidak berpikir hal itu akan terjadi dan ternyata benar terjadi.

Dalam sebuah pernyataan di X, yang sebelumnya adalah Twitter, Kepolisian Negara Bagian Maine mengatakan: Ada seorang penembak aktif di Lewiston.

“Kami meminta orang-orang untuk berlindung di tempat. Diperingatkan agar seluruh warga tetap berada di rumah dengan mengunci pintu”.

Kepolisian Lewiston mengatakan telah merespons dua lokasi, sebuah restoran bernama Schemengees, dan Sparetime Recreation, sebuah tempat bermain bowling.

Kedua lokasi tersebut tampaknya berjarak sekitar empat mil (6,5 km), atau 10 menit berkendara, dari satu sama lain.

Berbicara kepada wartawan, Michael Sauschuck, komisaris di Departemen Keselamatan Publik Maine, mengatakan penembakan dimulai pada pukul 18:56 waktu setempat (22:56 GMT) dan ada “banyak korban”.

Pusat Medis Maine Tengah mengatakan bahwa mereka bereaksi terhadap peristiwa penembakan massal yang menelan banyak korban dan berkoordinasi dengan rumah sakit lain di daerah tersebut untuk merawat para korban.

Kantor Sheriff Androscoggin County merilis dua gambar tersangka, mengatakan bahwa dia buron dan meminta bantuan publik untuk mengidentifikasinya.

Gambar-gambar itu menunjukkan seorang pria berjenggot dengan sweter cokelat membawa senjata api berjalan ke sebuah gedung.

Pria yang diidentifikasi sebagai orang yang menarik perhatian adalah seorang instruktur senjata api yang dilatih oleh militer AS di sebuah fasilitas di kota Saco, Maine, menurut buletin polisi negara bagian yang dilihat oleh Associated Press.

Buletin tersebut juga mengatakan bahwa dia telah menghabiskan waktu di pusat kesehatan mental pada musim panas 2023 dan telah mengancam akan melakukan penembakan massal di pangkalan.

Polisi juga membagikan foto sebuah kendaraan berwarna putih, dengan mengatakan bahwa bemper depannya diyakini dicat hitam, dan meminta siapa pun yang mengenalinya untuk menghubungi polisi.

Sauschuck mengatakan bahwa penduduk di Lisbon telah diminta untuk berlindung di tempat karena di situlah kendaraan itu berada.

Pengawas Sekolah Umum Lewiston, Jake Langlais, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa sekolah-sekolah di distrik tersebut akan ditutup pada hari Kamis.

Sebuah pernyataan dari Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengatakan bahwa Menteri Alejandro Mayorkas telah diberi pengarahan dan terus memantau situasi.

“DHS bekerja sama dengan mitra federal, negara bagian, dan lokal kami untuk mendukung komunitas Lewiston,” katanya.

Sebuah pernyataan dari Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa badan-badan federal membantu penegakan hukum negara bagian dan lokal.

Gedung Putih mengatakan bahwa Presiden Biden telah berbicara secara individual melalui telepon dengan Gubernur Maine Janet Mills, Senator Angus King dan Susan Collins, dan anggota Kongres Jared Golden.

Senator King mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa ia, sangat sedih untuk kota Lewiston dan semua orang yang mengkhawatirkan keluarga, teman, dan tetangga mereka.

Lewiston memiliki populasi sekitar 38.000 orang dan merupakan kota terbesar kedua di Maine setelah Portland.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler