Seorang Seniman di Pangandaran Ditemukan Tinggal Kerangka

Pangandaran, Jabarupdate: Seorang seniman bernama Dede Hendrik (64) di Pangandaran ditemukan menunggal dunia, Sabtu (8/1/2022). Kondisinya pun sudah jadi tengkorak.

Informasi ini dikutip dari Detikcom pada Senin (10/1/2022). Alamat korban di Dusun Cipaku, Desa Cigugur, Kabupaten Pangandaran.

Kepala Polisi Sektor Cigugur Iptu Abdurahman menegaskan bahwa pihaknya menerima penemuan mayat tersebut pada Sabtu.

Menurutnya, pria paruh baya itu meninggal dunia dalam kondisi sudah jadi tengkorak, ditemukan anaknya bernama Andre Umbara (23).

Abdurrahman menjelaskan, pihaknya telah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Seorang seniman di Pangandaran itu sudah ditemukan dalam kondisi tengkorak, berarti korban sudah lama meninggal.

Pihak keluarga menolak untuk dilaksanakan otopsi. “Saat diminta otopsi, pihak keluarga tidak menyetujuinya. Pihak keluarga meminta langsung dikebumikan,” kata dia.

Sementara itu, kata Abdurrahman, saat pihaknya melakukan pemeriksaan belum ditemukan bekas penganiayaan kepada korban. Atau pun tak tampak adanya pembunuhan.

Ketika keluarga dikonfirmasi terkait otopsi medis,mereka menolak. Sehingga langsung tanda tangan persetujuan untuk dikebumikan.

Dari informasi yang diuraikan detik com bahwa korban yang ditemukan dalam kondisi tengkorak itu merupakan seorang seniman. Korban memiliki anak tiga.

Sedangkan istri korban tak ada di lokasi lantaran bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita atau TKW. Sedangkan untuk ketiga anaknya pun, tinggal jauh dari rumah korban. Sehingga, pria paruh baya itu hanya hidup sendiri.

Sementara itu, salah satu anak korban bernama Andre Umbara (23) mengatakan, dirinya yang menemukan bapaknya tak bernyawa dan tinggal tengkorak.

Ia berniat ke rumah bapaknya untuk menengok karena sudah lama hidup sendiri. Namun, sewaktu ditengok korban ditemukan dalam kondisi hanya kerangka tengkorak.

Sebelum menemukan ayahnya, Andre sempat heran lantaran rumah bapaknya dikunci dari dlaam.

Sewaktu ia panggil, bapaknya juga tak ada menjawab. Dipanggil korban tak kunjung membalas. Pada saat anak korban mendobrak pintu, Dede Hendrik sudah ditemukan meninggal dunia, dengan posisi korban terlentang di tempat tidur.

Kemudian Andre melaporkan kepada masyarakat sekitar. Kemudian menindaklanjuti ke puskesmas. Andre juga langsung melaporkannya ke Polsek Cigugur untuk ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article

Wali Kota Banjar Curhat, Sempat Putus Asa Suaminya Ditetapkan Tersangka oleh KPK

Next Article

Tiket MotoGP Mandalika Rp15 Juta, Kurang dari Sehari Habis Terjual

Related Posts
Total
0
Share