Kamis, Juni 20, 2024

Sosialisasi Penurunan Stunting oleh BKKBN dan DPR RI Diapresiasi Warga Depok

Depok, Jabarupdate: BKKBN pusat bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI gencar melakukan kegiatan sosialisasi tentang percepatan penurunan stunting di wilayah Kota Depok.

Acara ini berlangsung meriah dan mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber penting, antara lain anggota Komisi IX DPR RI, Dra. Wenny Haryanyo, S.H., sebagai narasumber utama. Turut hadir Bambang Eko Cahyono, SE, M.Si., Perencana Ahli Madya BKKBN RI, serta Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Barat Fazar Supriadi Sentosa, S.H.

Tidak ketinggalan, Kepala Dinas P3AP2KB Kota Depok, Drg. Nessi Annisa Handari, juga ikut serta sebagai narasumber.

Dalam sosialisasi ini, para narasumber memberikan materi terkait pencegahan stunting dan cara mengatasi masalah stunting atau tumbuh kembang anak dalam 1000 hari pertama, mulai dari masa kehamilan hingga usia 2 tahun.

Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:

1. Memberi ASI eksklusif pada bayi hingga berusia 6 bulan.
2. Memantau perkembangan anak dan rutin membawa ke posyandu.
3. Mengonsumsi secara rutin tablet tambah darah (TTD) bagi ibu hamil.
4. Memberikan MPASI yang bergizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia di atas 6 bulan.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Depok yang antusias menghadiri acara sosialisasi. Mereka aktif berpartisipasi dan bertanya tentang cara-cara praktis untuk mencegah stunting pada anak.

Dra. Wenny Haryanyo, S.H., dalam sambutannya menyampaikan, “Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, masyarakat Depok dapat lebih memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Dengan pengetahuan yang cukup, kita semua dapat berperan aktif dalam menurunkan angka stunting di daerah kita.”

Bambang Eko Cahyono, SE, M.Si., menambahkan, Keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya ini.

“Kami dari BKKBN akan terus mendukung dan menyediakan informasi serta bantuan yang dibutuhkan untuk memastikan tumbuh kembang anak yang optimal,” ujarnya.

Kepala Dinas P3AP2KB Kota Depok, Drg. Nessi Annisa Handari, juga menyatakan optimismenya, bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, dapat mencapai target penurunan stunting yang signifikan.

“Kami akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan dukungan penuh bagi para ibu dan keluarga di Depok,” kata dia.

Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan diskusi yang interaktif, dimana warga dapat langsung berkonsultasi dengan para ahli. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa upaya sosialisasi ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Depok dapat lebih waspada dan terinformasi mengenai langkah-langkah pencegahan stunting, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka stunting di Indonesia.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler