Senin, Mei 27, 2024

Stop Bullying, Ketahui Pengertian Dan Berbagai Macam Bentuknya

Editor:Nuryanti

Ragam, Jabarupdate: Banyak sekali kasus bullying yang terungkap, bahkan mungkin tidak sedikit perlakuan bullying juga ada di sekitar kita.

Bahkan tanpa disadari, mungkin kita sempat menjadi korban bully atau bahkan pelaku pembullyan.

Bullying merupakan suatu tindakan yang agresif, yang dilakukan berulang-ulang oleh satu kelompok terhadap satu individu tertentu.

Biasanya, Bullying ditujukan pada individu yang dipandang lebih lemah atau individu yang terlihat berbeda dengan kebanyakan individu lain.

Dasar dari tindakan atau perlakuan bullying tersebut hanya untuk memenuhi kesenangan semata, baik secara verbal maupun non-verbal.

Tindakan bullying verbal merupakan perilaku bullying melalui ucapan, yang bisa berupa cacian serta umpatan kebencian.

Sedangkan bullying non-verbal merupakan perilaku bullying melalui perbuatan yaitu berupa kekerasan fisik.

Pada intinya, bullying tidak seharusnya dinormalisasi kan, karena dapat membawa pengaruh buruk bagi berbagai pihak.

Agar terhindar dari bullying, perlu diketahui berbagai bentuknya berikut ini.

1. Pelecehan verbal

Pelecehan verbal merupakan bentuk Bullying yang berupa tindakan mencela, menghina, melecehkan, atau bahkan mengancam secara verbal.

Pelecehan verbal terhadap korban diucapkan menggunakan kata-kata yang tidak pantas diucapkan, kata-kata yang merendahkan sekaligus menyakitkan.

2. Pelecehan fisik

Pelecehan fisik merupakan bentuk Bullying yang dapat membuat korbannya mengalami cedera atau luka pada fisiknya.

Bentuk bullying dengan tindakan kekerasan fisik, seperti pukulan, tendangan, menarik kasar rambut, bahkan menganiaya korban secara fisik.

3. Pelecehan sosial

Pelecehan sosial merupakan bentuk Bullying berupa tindakan mengecualikan korban, mengisolasi, atau memfitnah korban.

Pelaku juga kadang memanfaatkan media sosial ataupun teknologi sebagai tempat penyebaran hal negatif tentang korban.

4. Pelecehan emosional

Pelecehan emosional merupakan bentuk Bullying yang dapat menyebabkan korban mengalami gangguan emosional.

Korban dapat mengalami stres, cemas, atau ketakutan melalui ancaman, intimidasi, ataupun penghinaan.

Ancaman yang diberikan bisa berupa ancaman melukai korban, atau ancaman terhadap keselamatan korban.

Demi kesehatan mental, dan demi keberlangsungan kehidupan yang berkualitas, jangan sampai kita menjadi pembully apalagi yang di bully.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News atau gabung di Jabarupdate.id WhatsApp Chanel.

Bagikan Artikel

Komentar

ARTIKEL TERKAIT
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img

Terbaru

- Advertisment -spot_img

Terpopuler