TKW Asal Indramayu Butuh Bantuan Pemerintah, Divonis 20 Tahun Penjara di Hongkong

Indramayu, Jabarupdate: Seorang tenaga kerja wanita atau TKW asal Kabupaten Indramayu dihukum 20 tahun penjara di Hongkong.

Informasi yang dikutip dari Pikiran Rakyat ini menjelaskan bahwa TKW tersebut asal Kecamatan Tukdana, Indramayu.

Ia divonis 20 tahun penjara oleh pengadilan setempat karena didakwa sebagai orang yang masuk ke dalam jaringan pengedar Narkoba Internasional.

TKW asal Indramayu ini berinisial YM, dia berusia 33 tahun. Telah mendapat vonis sejak tahun 2019 silam. Hanya saja pihak keluarga YM baru mengetahuinya beberapa hari terakhir.

Seperti yang diungkapkan kakak YM, berinisial M (43). Bahwa, sebelumnya pihak keluarga tidak pernah mendapat kabar vonis 20 tahun.

Dirinya mengaku, hanya mendapat kabar kalau YM ditangkap kepolisian Hongkong karena menyimpan heroin di kamar kosnya.

YM ke Hongkong sebagai TKW sejak tahun 2008. Awalnya dia bekerja normal pada seorang majikan.

Namun belakangan, dia mendapat kabar bahwa YM keluar dari sang majikan itu lalu mencari pekerjaan yang lain.

YM, kata dia, kemudian kos dan bekerja juga secara nromal. Namun kabar yang dia terima adiknya bekerja tanpa majikan.

Sayangnya, tak berapa lama. Pada tahun 2019. YM ditangkap polisi Hongkong. Yakni atas dugaan keterlibatan ikut bisnis narkoba jaringan Internasional.

Barang bukti yang didapat kepolisian setempat yakni berupa heroin, ditemukan di kamar kos YM. Lalu proses hukum berjalan. Sampai akhirnya YM divonis 20 tahun penjara oleh Pengadilan di sana.

Kakak YM menyayangkan, pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong tidak pernah mengabarkan nasib YM di penjara.

Padahal, kata M, pihak KJRI mengetahui nasib YM di penjara Hongkong. Tetapi, tidak pernah mengabari pihak keluarga.

Padahal, ucap dia, setiap keluarga YM menjenguk, pihak KJRI selalu ditanya, hanya saja, alasannya kasus adiknya itu masalah kriminal, buka kasus ketenagakerjaan.

Kini pihak keluarga meminta semua pihak, terutama pemerintah Indonesia, untuk memperjuangkan nasib TKW asal Indramayu itu.

Apalagi beredar kabar, bahwa YM hanya sebagai korban yang dijebak oleh sesama TKW di Hongkong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous Article

UMKM di Kota Cirebon Harus Manfaatkan Teknologi

Next Article
Vaksinasi Covid-19 untuk anak

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak oleh Polres Banjar, Puluhan Titik Sekaligus

Total
0
Share