Kabupaten Ciamis Targetkan 1000 Dosis Vaksin PMK untuk Lindungi Sapi Warga

Lindungi Sapi Warga
Sapi Di Mini Ranch, Sukamantri/Ist

Ciamis, Jabarupdate: Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis bergerak aktif dengan program vaksinasi massal secara gratis untuk lindungi sapi warga.

Program ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mengancam kesehatan ternak.

Tahun ini, Kabupaten Ciamis menargetkan 1000 dosis vaksin PMK untuk meningkatkan ketahanan kesehatan hewan ternak.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar dalam melindungi populasi sapi dan mendukung para peternak.

Dukungan Pemerintah Pusat untuk Kabupaten Ciamis

Kabid Kesmavet Disnakkan Ciamis, Asri Kurnia, mengungkapkan bahwa program vaksinasi ini terlaksana berkat bantuan 1000 dosis vaksin dari Pemerintah Pusat melalui DKPP Provinsi Jawa Barat.

“Asupan vaksin ini sangat penting dalam melindungi populasi ternak sapi dari ancaman PMK. Dengan bantuan ini, kami bisa lebih agresif dalam melakukan vaksinasi di lapangan,” jelas Asri pada Jumat (14/3/2025).

Sebelumnya, Ciamis telah menerima 750 dosis vaksin di awal tahun 2025. Dengan tambahan 1000 dosis ini, Disnakkan semakin optimis bisa memperluas cakupan vaksinasi.

Vaksinasi Masif untuk Perlindungan Maksimal
Asri juga menegaskan bahwa vaksinasi akan dilakukan secara masif oleh tim lapangan untuk memastikan seluruh sapi warga terlindungi.

“Kami menerima laporan mengenai ternak yang terkena PMK, tetapi setelah mendapatkan vaksinasi dan penanganan yang tepat, Alhamdulillah, kini mereka sudah kembali sehat,” tambahnya.

Kabupaten Ciamis, yang memiliki populasi sapi mencapai 4000 hingga 5000 ekor, berkomitmen untuk terus mengajukan tambahan dosis vaksin ke pemerintah pusat.

“Kami masih terus mengajukan tambahan dosis vaksin agar semua ternak di Ciamis mendapatkan perlindungan maksimal dan bebas dari ancaman PMK,” kata Asri.

Ciamis Berharap Bebas dari Wabah PMK

Langkah vaksinasi massal ini diharapkan mampu menjaga populasi ternak tetap sehat dan produktif.

Disnakkan Ciamis juga berharap wabah penyakit seperti PMK tidak lagi menjadi ancaman bagi para peternak. Mereka aktif lindungi sapi warga.

Dengan upaya yang terus digencarkan, kata Asri, Ciamis optimis bisa melindungi sektor peternakan sebagai salah satu pilar penting ekonomi daerah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini