Dishub Ciamis Terapkan Program Meterisasi dan Konversi Lampu LED untuk PJU 2026

Program Meterisasi dan Konversi
Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis tengah melakukan perbaikan dan pengecekan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sebagai bagian dari Program Meterisasi dan Konversi menuju sistem penerangan yang lebih efisien dan ramah lingkungan/Jabarupdate.id

Ciamis, Jabarupdate: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis terus melakukan inovasi dalam meningkatkan efisiensi energi dan pengelolaan penerangan jalan umum (PJU).

Melalui Program Meterisasi dan Konversi lampu, Dishub Ciamis menargetkan penerapan sistem pencatatan listrik berbasis kWh meter serta penggantian lampu merkuri menjadi lampu LED pada tahun 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara menjelaskan bahwa selama ini sebagian besar PJU di Ciamis masih menggunakan sistem abunemen.

Artinya, penagihan listrik dilakukan berdasarkan daya terpasang, bukan berdasarkan pemakaian sebenarnya.

Kondisi tersebut dinilai kurang efisien karena tidak mencerminkan konsumsi energi yang riil di lapangan.

“Melalui Program Meterisasi dan Konversi, kami akan mengganti sistem abunemen menjadi sistem meterisasi, sehingga setiap titik PJU bisa terukur sesuai pemakaian aktual. Selain itu, lampu merkuri yang boros energi akan diganti dengan lampu LED yang lebih hemat dan ramah lingkungan,” ujarnya, Jumat (7/11/2025).

Program ini juga menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan nasional efisiensi energi serta pengurangan emisi karbon.

Dengan penerapan lampu LED, konsumsi energi dapat ditekan hingga 50 persen dibandingkan lampu merkuri konvensional.

Selain itu, usia pakai lampu LED jauh lebih panjang, sehingga biaya pemeliharaan bisa ditekan dalam jangka panjang.

Menurut Dishub Ciamis, penerapan Program Meterisasi dan Konversi akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari kawasan perkotaan dan jalan-jalan utama, lalu berlanjut ke wilayah kecamatan.

Pendataan terhadap seluruh titik PJU eksisting kini tengah dilakukan untuk menentukan prioritas konversi dan pemasangan kWh meter.

Selain aspek efisiensi, program ini juga menekankan pentingnya tata kelola energi yang transparan dan akurat.

Dengan adanya sistem meterisasi, Dishub dapat memantau konsumsi listrik secara real time serta menyesuaikan anggaran berdasarkan data faktual.

Hal ini diharapkan dapat mengurangi potensi pemborosan anggaran daerah.

“Tujuan utama kami bukan hanya penghematan biaya, tapi juga menciptakan sistem penerangan jalan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Ciamis harus menjadi daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi energi,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Ciamis juga berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan inovasi pengelolaan PJU yang efisien.

Dengan penerapan teknologi modern dan komitmen terhadap kelestarian lingkungan, Ciamis terus berupaya mewujudkan tata kelola energi yang cerdas, efisien, dan berdaya guna.

Melalui Program Meterisasi dan Konversi yang direncanakan rampung bertahap hingga 2026, Dishub Ciamis optimistis penerangan jalan umum akan menjadi lebih terang, hemat energi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini