
Ciamis, Jabarupdate: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis mendapat apresiasi tinggi dalam program Pelayanan Terpadu Pemerintah untuk Masyarakat (Pepatah Manis) yang disinergikan dengan Gerakan Pasar Murah (GPM).
Kegiatan ini sukses digelar di Lapang Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, Rabu (29/10/2025), dengan semboyan “Memudahkan dan Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat”.
Program ini membawa layanan publik langsung ke masyarakat, termasuk administrasi kependudukan, kesehatan gratis, dan samsat keliling.Kepala Bapenda Ciamis, Dr. Aef Saefuloh, M.Si., menekankan prinsip aksesibilitas pelayanan.
“Pelayanan publik harus dapat diakses oleh seluruh warga negara tanpa memandang lokasi maupun kondisi. Pemerintah hadir untuk memastikan setiap masyarakat mendapatkan kesempatan yang sama,” ujarnya.
Apresiasi ini mencerminkan komitmen Bapenda dalam mendukung program jemput bola, yang membuat pelayanan lebih efisien dan manusiawi.
Program Pepatah Manis dirancang untuk menyederhanakan akses layanan di satu lokasi terpadu.
Melalui pendekatan “jemput bola”, pemerintah menjangkau desa-desa dan daerah terpencil, sehingga masyarakat tidak perlu bepergian jauh.
Kegiatan ini juga inklusif, memberikan pelayanan berkeadilan bagi semua lapisan masyarakat. Sinergi dengan GPM menambah nilai dengan operasi pasar murah, membantu stabilisasi harga kebutuhan pokok di tengah fluktuasi pasar.
Tiga kategori utama layanan disuguhkan dalam acara ini. Pertama, layanan publik meliputi pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB), serta informasi pertanahan.
Kedua, sosialisasi layanan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajiban mereka.
Ketiga, pasar murah menyediakan bahan pokok seperti beras, telur, dan minyak dengan harga terjangkau, langsung meringankan beban ekonomi warga.
Pemeriksaan kesehatan gratis dan samsat keliling menjadi highlight yang paling diminati. Ribuan warga Desa Awiluar dan sekitarnya memadati lokasi sejak pagi.
“Sangat membantu, tidak perlu ke kota untuk urus KTP atau beli beras murah,” kata salah satu peserta, Ibu Sari, warga setempat.
Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap program Pepatah Manis ini tidak hanya memperluas akses layanan publik secara cepat, tapi juga menjamin pasokan kebutuhan pokok yang stabil.
Inisiatif ini sejalan dengan tujuan inklusivitas, di mana pemerintah proaktif mendekatkan diri ke masyarakat.
Keberhasilan edisi kali ini menegaskan peran Bapenda Ciamis sebagai motor penggerak inovasi pelayanan.
Dengan apresiasi yang diraih, program serupa diharapkan terus bergulir ke kecamatan lain. Masyarakat diajak aktif memanfaatkan Pepatah Manis untuk kemudahan administrasi dan ekonomi sehari-hari.



