Satgas Pangan Ciamis Fokus Awasi Harga Cabai Domba yang Terus Merangkak Naik

Ciamis, Jabarupdate: Di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Ciamis memperketat pengawasan distribusi bahan pokok.

Fokus utama pemantauan kali ini tertuju pada komoditas cabai domba yang mengalami lonjakan harga cukup signifikan di Pasar Ciamis.

Berdasarkan hasil monitoring lapangan ke Pasar Ciamis pada Senin (23/02/2026), Satgas Pangan yang terdiri dari Polres Ciamis dan UPTD Pasar Ciamis di bawah Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUKMP) memastikan bahwa secara umum stok pangan dalam kondisi aman. Namun, fluktuasi harga pada jenis cabai tertentu menjadi catatan khusus.

Ketua Satgas Pangan Kabupaten Ciamis, AKP Carsono, menjelaskan bahwa sidak ini merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari besar keagamaan.

“Menjelang Ramadan dan sebentar lagi Idulfitri, kami melakukan upaya-upaya penekanan harga di pasar. Secara umum stok bahan pokok di Kabupaten Ciamis masih aman dan terkendali,” ujarnya didampingi Kanit Tipidter Ipda Syakur.

Meski demikian, AKP Carsono tidak menampik adanya kenaikan mencolok pada harga cabai domba yang kini menembus angka Rp100.000 per kilogram dari harga normal sebelumnya di kisaran Rp70.000.

“Untuk bahan pokok lainnya seperti minyak goreng dan beras, masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Namun cabai domba memang naik cukup signifikan dan menjadi fokus pengawasan kami,” tegasnya.

Pihak Satgas Pangan berkomitmen untuk terus memantau rantai distribusi dari hulu hingga hilir. Jika ditemukan adanya indikasi permainan harga atau praktik penimbunan yang merugikan konsumen, tindakan hukum akan diambil.

“Kami juga berkolaborasi dengan aparat terkait. Jika masyarakat menemukan indikasi penimbunan bahan pokok, terutama menjelang Ramadan, segera laporkan. Akan kami tindaklanjuti sesuai aturan hukum yang berlaku,” tuturnya.

Lebih lanjut, AKP Carsono menyebutkan, selain pengawasan, pemerintah daerah juga menyiapkan skema intervensi pasar jika harga terus merangkak naik tak terkendali.

“Alhamdulillah, secara umum harga dan stok bahan pokok di Pasar Ciamis cukup terkendali. Tinggal kami fokus pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan seperti cabai domba,” imbuh Carsono.

Kenaikan harga ini turut dirasakan oleh para pedagang. Bu Yani, salah satu pedagang sayuran di Pasar Ciamis, mengungkapkan bahwa kualitas barang dan sumber pasokan sangat memengaruhi harga jual saat ini

“Kenaikan paling signifikan memang rawit domba, dari Rp70 ribu sekarang jadi Rp100 ribuan. Pasokan ada yang dari Cikurubuk (pasar induk) dan ada juga kiriman dari petani. Tapi kualitas kadang berbeda-beda,” jelasnya.

Di sisi lain, untuk komoditas protein hewani seperti daging sapi, harga cenderung masih tinggi namun stabil di angka Rp145.000 per kilogram. Bunda Rose, pedagang daging sapi lokal, berharap harga tidak melonjak lebih jauh demi menjaga daya beli.

“Kami sebagai pedagang tentu ingin harga stabil. Kalau harga terlalu tinggi, pembeli jadi berkurang. Harapannya jangan sampai melonjak lagi supaya daya beli masyarakat tetap ada dan kami juga tetap bisa berjualan dengan lancar,” pungkasnya. (Rizal NR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini