Pabrik Penggilingan Padi di Cihaurbeuti Terbakar, Petugas Damkar Ciamis Dikerahkan

CIAMIS, Jabarupdate: Peristiwa kebakaran hebat melanda sebuah bangunan penggilingan padi di wilayah Desa Cijulang, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Api yang berkobar pada Sabtu (18/4/2026) tengah malam tersebut mengakibatkan pemilik bangunan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Bangunan yang terbakar diketahui milik Cucu Hidayat (65), seorang pria yang berprofesi sebagai dosen. Untuk memadamkan api, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis mengerahkan dua armada bantuan ke lokasi kejadian.

Kronologi Kebakaran Penggilingan Padi di Cihaurbeuti

Menurut keterangan Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, mewakili Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, laporan kebakaran diterima pihak Damkar sekitar pukul 00.00 WIB. Laporan tersebut datang dari aparat Desa Cijulang yang segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan.

“Setelah menerima laporan, secepatnya personel Damkar UPTD Ciamis dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan satu unit mobil pancar dan satu unit mobil water supply,” ujar Trisyanto.

Api pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melaksanakan ronda malam. Melihat api mulai membesar di bagian bangunan, petugas ronda langsung berinisiatif melaporkan kejadian tersebut agar mendapatkan penanganan segera.

Penyebab Diduga Akibat Korsleting Listrik

Berdasarkan hasil asesmen sementara di lapangan, penyebab utama kebakaran diduga kuat berasal dari gangguan arus pendek atau korsleting listrik.
“Diduga api yang membakar bangunan penggilingan padi itu berasal dari korsleting listrik pada bagian atap bangunan,” tambah Trisyanto.

Kejadian ini sempat menyedot perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong melihat proses pemadaman. Beruntung, berkat kesiapsiagaan tim Damkar dan bantuan warga, api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Kerugian Ditaksir Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Kapolsek Cihaurbeuti, IPTU Predi, mengonfirmasi insiden yang menimpa bangunan milik dosen tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dampak material yang ditimbulkan sangat signifikan.

“Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Pagi ini, api sudah dipastikan padam dengan sempurna karena saat kejadian personel Damkar langsung menangani secara intensif,” jelas IPTU Predi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi penggilingan padi Desa Cijulang sudah kondusif, namun pemilik bangunan masih melakukan pembersihan sisa-sisa material yang terbakar.

Pihak berwenang pun kembali mengimbau masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini