CIAMIS, Jabarupdate: Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam menekan laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Momentum Hari Bidan Sedunia 2026 dimanfaatkan secara optimal oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Ciamis dengan menyediakan layanan Medis Operasi Wanita (MOW) secara cuma-cuma.
Bekerja sama dengan RSUD Kawali, program KB MOW gratis Ciamis ini dilangsungkan selama dua hari berturut-turut pada 5–6 Mei 2026. Langkah strategis ini diambil guna mempermudah akses warga terhadap metode kontrasepsi jangka panjang yang aman dan teruji.
Sinergi Strategis untuk Kesehatan Reproduksi
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Ciamis, dr. Yoyo, MM.Kes., memaparkan bahwa penyediaan fasilitas kontrasepsi mantap (kontap) ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah. Menurutnya, pemenuhan hak-hak reproduksi masyarakat harus diiringi dengan pelayanan medis yang berkualitas dan tanpa biaya.
“Peringatan Hari Bidan Sedunia tahun ini menjadi refleksi bersama mengenai krusialnya peran tenaga medis, terutama bidan, dalam memandu masyarakat menuju keluarga yang lebih sejahtera. Melalui agenda KB MOW gratis Ciamis ini, kami ingin memperluas pemahaman warga tentang esensi perencanaan keluarga,” ungkap dr. Yoyo saat memberikan keterangan pada Selasa (19/5/2026).
Manfaat Jangka Panjang Metode MOW
Ia menguraikan lebih lanjut bahwa MOW (tubektomi) adalah opsi terbaik bagi pasangan suami istri yang telah mencukupi jumlah anak dalam silsilah keluarga mereka. Prosedur ini dikenal sangat efektif, bersifat permanen, serta tidak mengganggu produktivitas maupun kesehatan perempuan.
Pihak DPPKBP3A Ciamis juga melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada kaum perempuan dan para keluarga yang bersedia mengambil bagian dalam program ini.
“Manajemen perencanaan keluarga yang matang menjadi fondasi utama lahirnya tatanan masyarakat yang mandiri, sehat, dan tangguh di masa depan,” pungkas dr. Yoyo.
Melalui pergelaran bakti sosial kesehatan di RSUD Kawali tersebut, Pemkab Ciamis berharap angka kepesertaan KB aktif di wilayah Priangan Timur terus meningkat, sekaligus mengukuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya pengendalian angka kelahiran.




