Ciamis, Jabarupdate: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis apresiasi langkah Satgas (Satuan Tugas) Pemberantasan BKC (Barang Kena Cukai) HT (Hasil Tembakau) Ilegal Kabupaten Ciamis.
Sebagaimana disampaikan Riki Agung Saputra mewakili Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP) HMI Cabang Ciamis kepada media, pada Sabtu (16/12/2023).
Menurut Riki, saat ini masih banyak rokok ilegal yang beredar di masyarakat lantaran harganya yang terpaut lebih murah.
Namun dengan adanya rokok ilegal, pemasukan negara akan berkurang. Rokok tembakau yang dihasilkan banyak, tetapi yang membayar cukai lebih sedikit.
“Pemasukan negara berkurang dari hasil tembakau ini,” tutur Riki.
Oleh karena itu, pihaknya turut memberikan apresiasi atas kinerja yang dilakukan oleh Satgas BKC HT Ilegal Kabupaten Ciamis yang terdiri dari unsur Pemerintah daerah bersama Bea Cukai Tasikmalaya dan APH.
“Kami apresiasi satgas BKC HT Ilegasl yang terus menggencarkan kampanye ‘Gempur Rokok Ilegal’ terutama pada tahun 2023 ini,” ungkapnya.
Upaya penegakan hukum tersebut terbilang berhasil, kata Riki, melalui cara-cara yang bersifat preventif (pencegahan) dan bersifat represif (penindakan).
Ia juga turut mengajak generasi muda yang notabene di era digital saat ini memiliki tantangan semakin tinggi.
“Kita perlu berperan dengan tidak menggunakan sesuatu yang ilegal, karena yang ilegal dapat merugikan negara,” tuturnya.
HMI Cabang Ciamis Komitmen Menjadi Lokomotif Kemajuan Pemua
HMI Cabang Ciamis, tegas Riki, akan selalu berkomitmen untuk menjadi lokomotif kemajuan pemuda.
“Pemuda Islam hari ini memiliki peran multidimensi. Terutama sebagai kader umat dan kader bangsa. Dalam hal ini, kita memainkan peran sebagai kader bangsa agar menghindari segala resiko yang bisa merugikan negara,” paparnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan rokok ilegal yang perannya dimainkan oleh pemuda bisa memberi dampak terlebih kepada kemajuan daerah.
“Kami menegaskan untuk sama-sama mendorong generasi muda dalam menggempur rokok ilegal. Karena pada dasarnya rokok ilegal ini dapat membahayakan bagi masyarakat terutama kaum muda dan merugikan negara,” paparnya.




