Ciamis, Jabarupdate :Â Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendorong penguatan budaya gotong royong melalui Gerakan Jumat Bersih. Kegiatan ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) bersama berbagai unsur instansi untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mewujudkan kawasan yang sehat, aman, serta nyaman.
Gerakan yang dilaksanakan pada Jumat (16/10/2026) tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.
ASN tidak hanya diminta mengajak masyarakat menjaga lingkungan, tetapi juga diharapkan memberikan contoh melalui aksi nyata di lapangan.
Sebelum kegiatan dimulai, para peserta mengikuti apel yang dipimpin Asisten Daerah (Asda) III Bidang Administrasi Umum Setda Ciamis, Drs. H. Wawan Ruhyat, MM. Setelah apel, peserta bergerak menuju lokasi masing-masing sesuai pembagian tugas.
Dalam arahannya, Wawan mengajak seluruh peserta untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Menurutnya, keterlibatan langsung aparatur pemerintah penting untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan memberikan teladan, ASN diharapkan dapat mendorong masyarakat agar melakukan hal serupa di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Jumat Bersih Ciamis Sasar 16 Titik
Pelaksanaan Gerakan Jumat Bersih di wilayah perkotaan Ciamis menyasar 16 titik strategis. Lokasi tersebut meliputi kawasan fasilitas umum, pusat perdagangan, ruas jalan utama, hingga ruang terbuka hijau.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Stadion dan Gelanggang Galuh Taruna (GGT), Terminal Ciamis, pertokoan depan terminal, Pasar Manis, Pasar Subuh, Sungai Cimemen, dan Sungai Cileueur.
Pembersihan juga dilakukan di sejumlah ruas jalan utama, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Mr. Iwa Kusuma Sumantri, Jalan Drs. H. Soejoed, serta Jalan Siliwangi.
Selain itu, kegiatan menjangkau Taman Lokasana dan Taman Hutan Kota Cigembor sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan ruang publik.
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), unsur TNI-Polri, instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, serta perguruan tinggi turut dilibatkan. Para peserta ditempatkan di lokasi yang telah ditentukan agar kegiatan pembersihan dapat berlangsung secara terarah.
Melalui kerja sama lintas instansi tersebut, Pemkab Ciamis berupaya memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan sampah dan kebersihan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
ASN Didorong Menjadi Teladan Menjaga Lingkungan
Gerakan Jumat Bersih diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rutin setiap pekan. Pemerintah daerah juga mendorong agar semangat gotong royong diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Keterlibatan ASN di lapangan menjadi salah satu bentuk keteladanan dalam membangun perilaku peduli lingkungan. Kebiasaan sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya dan menjaga fasilitas umum, dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan di sekitar rumah, tempat kerja, serta ruang publik. Dengan keterlibatan berbagai pihak, upaya menjaga lingkungan dapat berjalan lebih konsisten dan berkelanjutan.
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Ciamis melalui surat Nomor 600.4.15/1278-DPRKPLH.03/2026. Instruksi itu ditujukan kepada para camat dan kepala desa untuk melaksanakan Jumat Bersih sebagai upaya menjaga kebersihan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Pengelolaan Sampah Jadi Perhatian
Selain membersihkan lingkungan, peserta Gerakan Jumat Bersih juga diarahkan untuk memperhatikan pengelolaan sampah. Sampah perlu dipilah berdasarkan jenisnya, yaitu organik, anorganik, dan residu.
Sampah yang masih memiliki nilai guna dapat disalurkan melalui Bank Sampah Unit (BSU) terdekat. Sementara itu, masyarakat diingatkan agar tidak membakar sampah karena dapat menimbulkan pencemaran udara.
Pemilahan sampah menjadi langkah penting untuk mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Dengan pemilahan sejak dari sumbernya, sampah yang masih dapat dimanfaatkan berpeluang diolah kembali, sedangkan residu dapat ditangani sesuai ketentuan.
Melalui Gerakan Jumat Bersih, Pemkab Ciamis berharap budaya gotong royong semakin kuat dan kesadaran menjaga kebersihan tumbuh di tengah masyarakat.
Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat membutuhkan konsistensi semua pihak. Ketika pemerintah memberikan teladan dan masyarakat turut berpartisipasi, kebersihan Kabupaten Ciamis dapat dijaga secara bersama-sama dan berkelanjutan.




