
Jabarupdate.id: Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya menjadi pusat perhatian setelah menjadi tuan rumah Pencanangan Gerakan Keswadayaan Ekonomi Masyarakat dan Reforma Agraria, sebuah program strategis untuk memperkuat kesejahteraan petani dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional sesuai visi Nawa Cita Pemerintahan Presiden Prabowo.
Program ini digelar oleh Serikat Petani Pasundan (SPP) dengan dukungan penuh dari Aria Junaidi, Pembina dan Penasehat SPP yang selama ini konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas sektor pertanian.
Dihadiri Tokoh Nasional, Investor Tiongkok, dan Pimpinan Daerah. Kegiatan akbar ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya:
- Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.P.
- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tasikmalaya
- Pembina & Penasehat SPP, Aria Junaidi
- Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Iyam Maryani
- Kapolres Tasikmalaya dan Dandim 0612 Tasikmalaya
- Kakanwil ATR/BPN Jawa Barat dan Kakantah ATR/BPN Tasikmalaya
- Camat Karangjaya dan para kepala desa se-Kecamatan Karangjaya
- Pengurus SPP dari 5 kabupaten di Jawa Barat
Selain itu, hadir pula tokoh nasional seperti Ruhut Sitompul, SH, serta Prof. Dr. KH. Erman Suryaman, M.Pd, dan sejumlah investor dari Tiongkok yang diundang langsung oleh Aria Junaidi.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan kuatnya komitmen lintas sektor dalam membangun kemandirian ekonomi petani.
Bupati Cecep: “Petani Harus Menjadi Pemilik Lahan”
Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya menegaskan bahwa reforma agraria merupakan fondasi kesejahteraan petani. Ia menyoroti pentingnya kepemilikan lahan sebagai hak dasar petani untuk meningkatkan taraf hidup.
“Petani bukan hanya penggarap, tapi petani pemilik lahan,” tegas Bupati Cecep.
Menurutnya, kepastian hak atas tanah akan memperkuat posisi petani dalam ekonomi daerah dan membuka peluang peningkatan produktivitas pertanian.
Aria Junaidi Dorong Perluasan Program Secara Nasional
Sebagai Pembina dan Penasehat SPP, Aria Junaidi menegaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti di Tasikmalaya, tetapi akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
“Program ini akan dikloningkan ke seluruh Indonesia sesuai program pemerintah yang dicanangkan Presiden Prabowo,” ungkap Aria.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program hanya dapat dicapai melalui ketulusan dan kesungguhan dalam bekerja.
“Pelaksanaan program ini harus dikerjakan dengan niat tulus, hati yang benar, dan kerja keras.”
Dukungan Budaya dan Bantuan Bibit Tanaman
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan seni musik angklung dari siswa-siswi SMK Darul Hikmah Tasikmalaya. Penampilan tersebut menjadi simbol bahwa pemberdayaan petani juga dapat berjalan beriringan dengan pelestarian seni budaya lokal.
Dalam kesempatan itu, Aria Junaidi menyerahkan 5.000 bibit kelapa kepada Bupati Tasikmalaya untuk didistribusikan kepada para petani. Bantuan bibit ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat dalam jangka panjang.
Dorongan Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Pangan
Kegiatan pencanangan program ini memperkuat sinergi antara pemerintah, organisasi petani, tokoh nasional, serta para investor luar negeri. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani, memperkuat kedaulatan pangan, dan mendukung visi pembangunan nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo.



