Duka di Maulid Nabi: Bangunan Majelis Taklim Bogor Runtuh, 3 Meninggal dan 85 Terluka

Bangunan Majelis Taklim Bogor
Reruntuhan bangunan majelis taklim Bogor di Ciomas usai ambruk saat Maulid Nabi, Minggu (7/9/2025), tinggalkan duka dengan 3 korban jiwa dan 85 luka/Tangkapan Layar

Bogor, Jabarupdate: Bangunan majelis taklim Bogor runtuh tragis saat peringatan Maulid Nabi di Ciomas, menewaskan tiga orang dan melukai 85 lainnya.

Tragedi menyelimuti peringatan Maulid Nabi di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu pagi (7/9/2025).

Bangunan majelis taklim dua lantai milik Majelis Taklim Asohibiyya ambruk, menewaskan tiga orang dan melukai 85 lainnya.

Peristiwa ini terjadi saat sekitar 150 ibu-ibu jemaah menghadiri acara keagamaan, namun kelebihan kapasitas diduga menjadi penyebab runtuhnya bangunan.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Nugraha, mengungkapkan bahwa lebih dari 50 orang tertimpa reruntuhan bangunan.

“Semua korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat,” ujar Adam dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/9/2025).

Korban meninggal dunia yang telah teridentifikasi adalah Ibu Irni (dirawat di RS Medical Dramaga), Ibu Wulan (RS PMI Kota Bogor), dan Ibu Yati (RSUD Kota Bogor).

Sementara itu, 85 korban luka-luka saat ini sedang mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Bogor, RS Medical Dramaga, RS PMI Kota Bogor, dan beberapa klinik di sekitar lokasi.

Penyebab dan Penanganan Awal

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang meninjau lokasi kejadian bersama Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dan Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf Henggar pada pukul 15.31 WIB, menyebut kelebihan kapasitas sebagai faktor utama tragedi.

“Teras bangunan berdiri di pinggiran dan tidak mampu menahan beban jemaah yang hadir,” jelas Rudy kepada wartawan di lokasi.

Rudy juga menyampaikan duka cita mendalam atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Kami fokus pada penanganan korban. Seluruh biaya perawatan rumah sakit dan bantuan untuk keluarga korban meninggal akan ditanggung penuh oleh Pemkab Bogor,” tegasnya.

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat setempat langsung bergerak untuk membersihkan material bangunan yang runtuh. Proses evakuasi dan penanganan korban berlangsung cepat untuk memastikan tidak ada korban lain yang terjebak.

Respons Cepat dan Solidaritas

Usai meninjau lokasi kejadian, Bupati Rudy bersama rombongan mengunjungi rumah keluarga korban meninggal dunia untuk menyampaikan belasungkawa.

Pihak berwenang kini tengah menyelidiki penyebab pasti runtuhnya bangunan majelis taklim Bogor ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini