
Ciamis, Jabarupdate : Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi membuka Hotel Singacala sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah. Hotel yang merupakan hasil transformasi dari Mess Pemerintah Daerah itu diharapkan menjadi sumber pendapatan baru yang mampu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Peresmian Hotel Singacala dilakukan oleh Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, di Gedung Islamic Center Ciamis, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kejaksaan Negeri Ciamis, Pengadilan Agama Ciamis, dan Bawaslu Kabupaten Ciamis.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengungkapkan bahwa kondisi fiskal Kabupaten Ciamis masih menghadapi tantangan. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus mampu mencari sumber pendapatan baru tanpa menambah beban masyarakat.
“Kondisi keuangan daerah masih mengalami defisit. Karena itu, kita harus terus berupaya menggali potensi yang dimiliki agar mampu meningkatkan PAD tanpa membebani masyarakat,” ujarnya.
Aset Daerah Harus Memberikan Nilai Ekonomi
Menurut Bupati Herdiat, aset milik pemerintah tidak boleh hanya menjadi beban pemeliharaan. Sebaliknya, aset tersebut harus dikelola secara profesional sehingga mampu menghasilkan manfaat ekonomi bagi daerah.
Ia menilai perubahan Mess Pemda menjadi Hotel Singacala merupakan salah satu bentuk inovasi dalam memanfaatkan aset yang selama ini belum memberikan nilai tambah secara optimal.
“Aset daerah harus menjadi aset produktif yang memberikan manfaat ekonomi. Hasilnya nanti kembali kepada masyarakat melalui pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk meningkatkan kemandirian fiskal di tengah keterbatasan anggaran.
Hotel Singacala Tawarkan Pelayanan Berkualitas
Bupati Herdiat menjelaskan, perubahan menjadi Hotel Singacala bukan sekadar pergantian nama. Pemerintah juga melakukan pembenahan pada sistem pengelolaan, fasilitas, dan kualitas pelayanan agar mampu bersaing dengan hotel-hotel komersial.
Nama Singacala dipilih karena memiliki makna filosofis. “Singa” melambangkan keberanian, kekuatan, dan daya saing, sedangkan “Acala” berarti kokoh, tenang, serta teguh dalam menghadapi tantangan.
Filosofi tersebut diharapkan menjadi semangat baru dalam mengelola hotel milik pemerintah dengan prinsip profesionalisme dan pelayanan terbaik.
OPD Diminta Dukung Tingkat Hunian Hotel Singacala
Saat ini Hotel Singacala memiliki 22 kamar yang dapat digunakan oleh masyarakat umum maupun tamu kedinasan. Dengan tarif yang kompetitif, hotel tersebut ditargetkan mampu memberikan pelayanan setara hotel berbintang tiga.
Untuk mendukung keberlangsungan operasionalnya, Bupati Herdiat meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ikut mempromosikan Hotel Singacala kepada tamu yang datang ke Kabupaten Ciamis.
“Saya berharap setiap tamu yang berkunjung ke Ciamis dapat direkomendasikan menginap di Hotel Singacala sehingga aset daerah ini benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan pendapatan daerah,” katanya.
Menurutnya, dukungan seluruh perangkat daerah akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan tingkat hunian hotel sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap PAD.
Utamakan Pelayanan Profesional
Di akhir sambutannya, Bupati Herdiat menegaskan Hotel Singacala hadir sebagai hotel yang mengedepankan pelayanan profesional, kenyamanan, dan citra yang positif.
Dengan nada bercanda, ia mengatakan hotel tersebut dibangun untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
“Ini bukan hotel jam-jaman. Ini hotel yang bersih. Insyaallah di Hotel Singacala tidak ada perselingkuhan,” ucapnya yang disambut tawa para tamu undangan.
Melalui kehadiran Hotel Singacala, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap pengelolaan aset daerah semakin produktif. Selain menjaga nilai aset, hotel ini diharapkan menjadi sumber pendapatan baru yang mampu memperkuat kemandirian fiskal dan mendukung percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.



