Jembatan Cikaleho Cipaku Putus Total, Dishub Ciamis Alihkan Arus ke 4 Jalur Darurat

Jembatan Cikaleho Cipaku
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Rissa Sugara, turun langsung ke lapangan mengatur rekayasa lalu lintas pasca ambruknya total Jembatan Cikaleho Cipaku/Dok. Dishub Ciamis

Ciamis, Jabarupdate: Jembatan Cikaleho Cipaku yang menjadi penghubung utama jalur nasional Ciamis-Cirebon ambruk total pada Senin siang (24/11/2025).

Jembatan Cikaleho Cipaku ini pernah ambruk pertama kali pada Sabtu (8/11/2025). Kala itu akses masih dipertahankan dengan skema satu arah.

Setelah kembali roboh pada Senin kemarin, pihak berwenang memutuskan menutup total karena tidak ada lagi bagian jembatan yang aman untuk dilalui.

Akibatnya, akses lalu lintas dua arah antara Ciamis dan Cirebon via Kawali-Kuningan terputus sepenuhnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, menyatakan penyebab utama ambruknya Jembatan Cikaleho Cipaku adalah gerusan fondasi akibat debit air Sungai Cikaleho yang melonjak drastis setelah hujan deras mengguyur wilayah Ciamis sejak Minggu malam.

“Jembatan sudah tidak bisa dilalui sama sekali. Untuk keselamatan, kami tutup total dan segera terapkan rekayasa lalu lintas,” ujar dia.

Empat Jalur Pengalihan Resmi Dishub Ciamis

Dishub Ciamis bersama Polres Ciamis dan BPBD telah menetapkan empat jalur alternatif berikut ini:

1. Dari Ciamis kota menuju Kawali-Cirebon

Simpang Tugaran Buniseuri → Kadupandak Tonggoh (Desa Muktisari) → Blok Pasir Angin (Dusun Landeuh, Desa Pusakasari) → keluar di Pasar Buniseuri.

2. Dari Kawali menuju Ciamis kota

Simpang Pasar Buniseuri → Blok Pasirangin (Dusun Landeuh) → Desa Muktisari → keluar di SPMA.

3. Dari selatan (Banjar-Pangandaran) menuju utara (Cirebon)

Cisaga → Rancah → Hayawang/Kawali.

4. Dari utara (Cirebon) menuju Ciamis kota

Simpang Winduraja → Panjalu → Panumbangan.

Dishub Ciamis telah memasang puluhan Rambu Petunjuk Pendahulu Jurusan (RPPJ) portable di titik-titik strategis untuk memandu pengendara.

Dampak dan Penanganan Darurat

Putusnya Jembatan Cikaleho Cipaku ini langsung memutus jalur logistik utama Jawa Barat bagian selatan dengan Jawa Tengah.

Arus barang dari dan menuju Pelabuhan Cirebon serta kawasan Priangan Timur terpaksa dialihkan ratusan kilometer.

Saat ini, Kementerian PUPR bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Barat tengah menyiapkan jembatan bailey sementara.

Target pemasangan paling lambat akhir November 2025 agar aktivitas ekonomi kembali normal.

Masyarakat diminta tetap tenang, mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan, serta memantau informasi resmi dari Dishub Ciamis.

“Keselamatan tetap nomor satu. Kami mohon pengertian semua pihak hingga jembatan darurat selesai dibangun,” tutup Uga.

Laporan: Resa

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini