Kolaborasi DT Peduli dan ISC UMK, 15 Anak Prasejahtera Dikhitan Gratis

Anak Prasejahtera Dikhitan Gratis
Anak Prasejahtera di Kuningan Dikhitan Gratis/Ikin/Jabarupdate.id

Kuningan, Jabarupdate: Sebanyak 15 anak dari keluarga prasejahtera di Kuningan tersenyum bahagia usai mengikuti program Anak Prasejahtera Dikhitan Gratis bertajuk “Khitanan Barokah”.

Kegiatan sosial ini digelar di Masjid Jami’ Nuroh, Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK), hasil kolaborasi antara DT Peduli Kuningan dan Islamic Study Club (ISC) UMK dalam rangka memperingati milad ke-9 komunitas dakwah kampus tersebut.

Acara yang berlangsung pada Kamis (19/6) ini berlangsung penuh kehangatan. Anak-anak peserta tidak hanya mendapatkan khitanan gratis, tetapi juga fasilitas medis lengkap, bingkisan menarik, dan santunan.

Program ini menjadi wujud nyata kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat sekitar, khususnya keluarga yang kesulitan membiayai khitan anak mereka.

Semangat Berbagi di Milad ISC UMK

Rudi Hidayat, perwakilan DT Peduli Kuningan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ISC UMK.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga peduli terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Kolaborasi ini adalah langkah nyata untuk menebar kebaikan,” ujarnya.

Khitanan Barokah disambut antusias oleh warga. Salah satu orang tua, Bu Erna, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, anak saya bisa dikhitan gratis dan dapat bingkisan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” katanya.

Milad ke-9 ISC UMK dirayakan dengan cara yang berbeda: bukan dengan kemewahan, tetapi dengan aksi sosial yang berdampak.

Kegiatan ini mengajarkan nilai gotong royong dan cinta kasih kepada sesama, sekaligus memperkuat hubungan antara kampus dan masyarakat.

Komitmen DT Peduli untuk Masyarakat

Program Anak Prasejahtera Dikhitan Gratis ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial DT Peduli yang rutin digelar, terutama pada momen libur sekolah atau hari besar keagamaan.

Dengan dukungan donatur dan relawan muda, DT Peduli terus berupaya memberdayakan masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan.

“Khitan bukan hanya tradisi, tetapi juga simbol kepedulian dan keberkahan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus menginspirasi dan membawa manfaat bagi lebih banyak keluarga,” tambah Rudi.

Dampak Positif bagi Keluarga Prasejahtera

Bagi keluarga prasejahtera, biaya khitan sering kali menjadi beban berat. Hadirnya Khitanan Barokah memberikan solusi sekaligus harapan baru.

Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak dan keluarga mereka.

Dengan semangat kolaborasi dan keikhlasan, DT Peduli dan ISC UMK berhasil menyalakan harapan di hati masyarakat Kuningan.

Khitanan Barokah menjadi bukti bahwa aksi sederhana dapat menciptakan perubahan besar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini