
Ciamis, Jabarupdate: Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, secara resmi membuka kegiatan Pesantren Ramadhan Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 1447 H / 2026 M.
Acara yang mengusung tema “Membangun Karakter Filantropis, Membentuk Generasi Rabbani” ini dipusatkan di Aula Gedung K.H. Irfan Hielmy, Kompleks Islamic Center Ciamis, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya, Herdiat menekankan dengan diselenggarakannya Pesantren Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum krusial untuk membentuk kepribadian generasi muda yang berakhlakul karimah di tengah gempuran tantangan zaman.
Herdiat mengingatkan para pelajar tingkat SLTP dan SLTA agar waspada terhadap dampak negatif teknologi informasi.
Menurutnya, kecanggihan media sosial bagaikan pisau bermata dua yang memerlukan kebijaksanaan dalam penggunaannya.
“Perkembangan teknologi boleh kalian ikuti, tetapi harus betul-betul bisa memilih dan memilah mana yang harus dibaca. Jika tidak hati-hati, kalian bisa terjerumus pada hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Herdiat di hadapan ratusan peserta.
Ia juga menyoroti fenomena sosial yang kian memprihatinkan, seperti peningkatan tren kekerasan seksual serta keberadaan kelompok LGBT yang mulai berani tampil terang-terangan di media sosial.
“Saya sangat prihatin. Hati-hati, korban dari penyimpangan ini bisa menjadi predator karena sifatnya yang menular. Jauhi LGBT, jauhi narkoba, dan hindari kenakalan remaja lainnya,” imbuhnya.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Pesantren Ramadhan tidak hanya diikuti oleh kaum pelajar, tetapi juga melibatkan insan jurnalis dan para lansia.
Herdiat mengapresiasi semangat para lansia yang tetap antusias menuntut ilmu meski di usia senja.
“Semangat belajar tidak mengenal usia. Kepada para lansia, teruslah mengejar ilmu hingga ke negeri Cina. Ini adalah jalan terbaik menuju surga yang kita dambakan,” tutur Bupati.
Sementara itu, kepada awak media, Herdiat berharap peran jurnalis semakin kuat dalam menyajikan informasi yang menyejukkan, mendidik, dan membangun optimisme di tengah masyarakat Tatar Galuh.
Di sela arahannya, Herdiat juga menitipkan pesan kebersihan lingkungan. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi Kabupaten Ciamis sebagai daerah dengan tata kelola sampah terbaik di tingkat nasional.
“Saya tidak keberatan jika disebut ‘Bupati Sampah’, asalkan Ciamis tetap bersih. Di kota lain sampah mungkin berserakan, tapi di Ciamis harus tetap terkelola dengan baik demi kesehatan kita semua,” ungkapnya.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Wawan S. Arifien , melaporkan bahwa Pesantren Ramadhan kali ini diikuti oleh total 460 peserta yang terbagi dalam beberapa jenjang dan lokasi:
● SLTA (100 peserta): 27 Feb – 1 Maret di Asrama Haji.
● SLTP (50 peserta): 2 Maret – 3 Maret di Asrama Haji.
● Lansia (275 peserta): 28 Feb – 2 Maret di Masjid Agung Ciamis.
● Jurnalis (20 peserta): 4 Maret – 5 Maret di Ponpes Darussalam Ciamis.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis melalui dana hibah dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis, guna mewujudkan visi Ciamis yang religius, maju, dan sejahtera.



