Ngaku Staf Ahli Kemendes, Warga Cianjur Ini Hampir Diamuk Massa di Ciamis

Warga Cianjur
Warga Cianjur, YS (61), Mengaku Sebagai Staf Kemendes, Diduga akan Menipu Kepala Desa Purwadadi, Kabupaten Ciamis/Foto: Tangkapan Layar

Ciamis, Jabarupdate: Seorang pria berinisial YS (61) warga Cianjur, Jawa Barat, nyaris menjadi korban amukan massa di Desa Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis.

YS mengaku sebagai tenaga ahli dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes) untuk memfasilitasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, klaim tersebut terbongkar sebagai kebohongan, sehingga memicu kemarahan warga.

Warga Cianjur itu diamankan di kantor Desa Purwadadi setelah ratusan warga mendatangi lokasi untuk menolak pembangunan dapur sehat bergizi di lapangan sepak bola desa setempat.

Warga menilai proyek tersebut tidak transparan dan lapangan sepak bola sebagai aset desa tidak boleh dialihfungsikan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Purwadadi, Aan Rohimat, menyatakan bahwa proyek tersebut tidak melalui prosedur resmi.

Ia mengaku, tidak pernah menerima informasi atau dokumen resmi mengenai rencana pembangunan ini. Semua persiapan dilakukan secara pribadi oleh kepala desa.

Menurut warga, Kepala desa Purwadadi, Markun Marheni, telah menyediakan bahan bangunan dengan uang pribadi untuk mendukung pembangunan dapur tersebut.

Namun, warga tetap menolak keras rencana itu. Penolakan ini diwujudkan dengan aksi pemasangan spanduk di sekitar lapangan sepak bola dan audiensi di kantor desa.

Ketegangan memuncak saat YS diminta menunjukkan bukti identitasnya sebagai staf Kemendes.

Alih-alih menunjukkan dokumen resmi, ia hanya mengeluarkan kartu identitas wartawan dari sebuah media. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa ia adalah oknum penipu.

Dede Suwarno, salah satu tokoh masyarakat, mengatakan bahwa klaim YS membawa program MBG dan melibatkan pejabat tinggi Kemendes adalah bentuk penipuan.

“Kami memastikan dia bukan orang Kemendes karena tidak bisa menunjukkan legalitasnya,” tegas Dede.

Kanit Reskrim Polsek Lakbok, Aipda Bani Martin, S.H., mengungkapkan bahwa YS telah diamankan untuk menghindari tindakan anarkis dari warga.

“YS kami bawa ke Mapolsek Lakbok untuk memastikan situasi tetap kondusif,” katanya.

Laporan: Pepi Irwan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini