Safari Ramadan 1447 H: Bupati Ciamis Tekankan Perlindungan Anak dan Adaptasi Digital

Perlindungan anak dan adaptasi digital
Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya menyerahkan insentif dan santunan BPJS secara simbolis kepada guru TPA, imam masjid, serta ketua RT/RW se-Eks Kewadanaan Panumbangan dalam Safari Ramadan Tarawih Keliling di Masjid Al Barkah, Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kamis malam (5/3/2026)/Jabarupdate.id

Perlindungan anak dan adaptasi digital di era gadget: Bupati Ciamis ingatkan orang tua awasi anak dari dampak negatif teknologi. Yuk lindungi generasi muda!

Ciamis, Jabarupdate: Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan Kamis malam (5/3/2026), di Masjid Al Barkah Dusun Desa, Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, menjadi titik pusat kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) atau Safari Ramadan untuk wilayah Eks-Kewadanaan Panumbangan.

Kehadiran Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, yang didampingi oleh Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran Kepala OPD, disambut hangat oleh warga dari lima kecamatan, yakni Panumbangan, Cihaurbeuti, Sindangkasih, Panjalu, dan Sukamantri.

Dalam suasana khidmat setelah pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah, Bupati Herdiat mengawali sambutannya dengan nada rendah hati.

Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga terkait dinamika pembangunan di Tatar Galuh selama periode 2025-2026.

“Saya memohon maaf apabila ada program-program pembangunan yang tertunda atau belum terlaksana secara maksimal. Keterbatasan APBD Kabupaten Ciamis saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Namun, percayalah, pemerintah akan terus berupaya mencari solusi terbaik agar pembangunan di Ciamis kembali melesat di masa mendatang,” ujar Herdiat di hadapan ratusan jamaah.

Selain urusan infrastruktur, Herdiat memberikan perhatian khusus pada isu sosial yang tengah mengancam generasi muda.

Mengacu pada data tahun 2024, tercatat ada sekitar 85 kasus kekerasan yang melibatkan perempuan dan anak di Kabupaten Ciamis, mulai dari perundungan (bullying) hingga kekerasan seksual.

Ia menegaskan dengan teknologi digital yang kini merambah hingga pelosok desa adalah “pedang bermata dua”. Di satu sisi mempermudah komunikasi, namun di sisi lain menjadi pintu masuk pengaruh negatif jika tidak diawasi.

“Hampir semua orang sekarang memegang handphone. Saya titip kepada para orang tua, tolong awasi anak-anak kita. Jangan sampai teknologi justru menjerumuskan mereka. Kasus kekerasan dan perundungan adalah persoalan serius yang tidak bisa hanya ditangani pemerintah; ini butuh kepedulian kita semua,” tegasnya.

Sebagai wujud nyata perhatian pemerintah terhadap stabilitas sosial dan keagamaan, dalam kesempatan tersebut Pemkab Ciamis menyalurkan berbagai insentif. Penerima manfaat meliputi:

– Guru Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA).

– Imam Masjid Desa dan Kecamatan.

– Ketua RT dan RW se-Eks-Kewadanaan Panumbangan.

Tak hanya insentif, komitmen perlindungan kerja juga ditunjukkan melalui penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan.

Ahli waris dari Ketua RT dan RW yang telah tutup usia menerima santunan kematian sebesar Rp42 juta.

Program ini merupakan kebijakan Pemkab Ciamis yang menanggung iuran BPJS bagi perangkat kewilayahan sebagai jaring pengaman sosial.

Memperkuat Kemesraan Pemerintah dan Rakyat

Kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah antara pejabat daerah dan warga setempat. Safari Ramadan ini diharapkan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan menjadi momentum untuk menyerap aspirasi langsung dari pelosok desa.

Dengan semangat Ramadan, Herdiat mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kesalehan individu sekaligus kesalehan sosial demi mewujudkan Ciamis yang lebih religius, aman, dan sejahtera.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini