Ciamis, Jabarupdate : Universitas Galuh (Unigal) Ciamis memperkuat tata kelola perguruan tinggi dengan melantik jajaran pejabat struktural baru, Selasa (11/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya Unigal membangun tata kelola kampus yang lebih transparan, profesional, dan akuntabel. Prinsip Good University Governance menjadi salah satu landasan dalam proses pengisian jabatan struktural di lingkungan kampus.
Jajaran yang dilantik meliputi Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, serta dekan dari tujuh fakultas di Universitas Galuh.
Proses seleksi pejabat struktural dilakukan melalui tahapan penjaringan yang melibatkan pihak internal dan eksternal. Langkah tersebut ditempuh untuk menjaga profesionalitas serta memberikan ruang bagi proses seleksi yang lebih terbuka.
Seleksi Pejabat Unigal Libatkan Guru Besar Eksternal
Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Galuh, Agun Gunanjar Sudarsa, mengatakan proses penjaringan dilakukan oleh tim independen. Dalam proses tersebut, dua guru besar dari luar Unigal turut dilibatkan.
Menurut Agun, keterlibatan pihak eksternal menjadi bagian dari komitmen universitas dalam membangun sistem tata kelola yang sehat.
“Penjaringan ditangani oleh tim independen yang melibatkan dua guru besar eksternal, dilaksanakan oleh Rektor dan dimonitor langsung oleh Ketua Yayasan,” ujar Agun.
Ia mengakui setiap proses seleksi tidak selalu dapat memenuhi seluruh harapan pihak yang terlibat. Namun, keputusan tetap harus diambil dengan mempertimbangkan kepentingan dan kemajuan lembaga.
Agun menilai keberanian mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang profesional.
Menurutnya, keterbukaan juga telah diterapkan dalam proses pemilihan Rektor Unigal sebelumnya. Saat itu, tahapan uji publik menjadi salah satu bagian dalam proses pemilihan pimpinan universitas.
Penerapan prinsip tersebut diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam tata kelola Universitas Galuh.
Aula Buana Walagri Resmi Digunakan
Pada kesempatan yang sama, Universitas Galuh meresmikan Aula Buana Walagri.
Gedung baru tersebut merupakan kontribusi dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Galuh. Peresmian aula menjadi bagian lain dari momentum penguatan kelembagaan Unigal.
Agun mengatakan nama Buana Walagri memiliki makna dan harapan bagi perjalanan Universitas Galuh.
“Nama Buana Walagri membawa harapan agar Universitas Galuh semakin sehat, kuat, berkah, bermanfaat, serta memiliki wawasan yang luas,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Yayasan Pendidikan Galuh untuk mendukung kepemimpinan Unigal dalam menjalankan berbagai program pengembangan kampus.
Dukungan tersebut dinilai penting agar program kerja universitas dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Pejabat Baru Didorong Segera Bekerja
Sementara itu, Rektor Universitas Galuh Tita Rohita meminta pejabat struktural yang baru dilantik segera menjalankan tugas masing-masing.

Ia berharap pelantikan tersebut tidak berhenti pada pergantian posisi. Para pejabat baru harus mampu menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas universitas.
“Harapan kami, para pejabat baru bisa secepatnya melakukan transformasi,” kata Tita.
Untuk Wakil Rektor I, salah satu fokus utama yang harus dikerjakan adalah penguatan budaya akademik.
Penguatan tersebut diarahkan agar proses pendidikan di Unigal semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Dengan begitu, lulusan diharapkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang yang digelutinya.
Unigal Dorong Kemandirian Finansial
Selain bidang akademik, pengelolaan sumber daya kampus menjadi perhatian dalam kepemimpinan Unigal ke depan.
Wakil Rektor II diharapkan mampu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya secara efektif dan efisien. Pengembangan unit-unit bisnis kampus juga menjadi salah satu strategi untuk mendorong kemandirian finansial universitas.
Langkah tersebut dinilai penting agar Unigal memiliki sumber daya yang lebih kuat dalam mendukung berbagai program pengembangan pendidikan.
Di sisi lain, peningkatan mutu akademik tetap menjadi prioritas. Lembaga Penjaminan Mutu Internal (IPMA) memiliki peran penting dalam memastikan proses peningkatan mutu berjalan secara berkelanjutan.
Targetkan Tambahan Prodi Berakreditasi Unggul
Universitas Galuh juga memasang target peningkatan akreditasi program studi dalam empat tahun ke depan.
Saat ini, terdapat tiga program studi di Unigal yang telah memperoleh akreditasi Unggul. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah melalui berbagai program peningkatan mutu.
Tak hanya mengejar akreditasi Unggul, Unigal juga menargetkan dua program studi dapat memperoleh akreditasi internasional.
“Dalam masa jabatan empat tahun ini, kami menargetkan beberapa prodi baru meraih predikat Unggul. Bahkan dalam kontrak kinerja, ada target dua program studi yang terakreditasi internasional,” jelas Tita.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya Unigal meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Penguatan mutu akademik diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas lulusan dan kontribusi universitas kepada masyarakat.
Tita pun meminta dukungan seluruh pihak agar program kerja yang telah ditetapkan dapat terlaksana sesuai target.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh pihak agar seluruh program kerja ini terwujud secara terukur dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Pelantikan pejabat struktural baru menjadi momentum bagi Universitas Galuh untuk melanjutkan transformasi kelembagaan. Dengan tata kelola yang transparan dan penguatan mutu akademik, Unigal menargetkan perkembangan kampus yang lebih kompetitif dalam empat tahun mendatang.




