E-Perpus Ciamis Hadirkan 800 Buku Digital, Dorong Literasi di Era Modern

Buku Digital
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, H. Dadan Wiadi, S.T., M.T./Jabarupdate.id

Ciamis, Jabarupdate: Perpustakaan Daerah Kabupaten Ciamis melangkah maju dalam mendukung literasi masyarakat dengan meluncurkan E-Perpus Ciamis, sebuah platform digital yang menyediakan akses ke 800 buku digital.

Inovasi ini menjadi solusi untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan di era modern, khususnya bagi masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas perpustakaan fisik.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, H. Dadan Wiadi, S.T., M.T., menyatakan bahwa E-Perpus Ciamis dirancang untuk memudahkan akses bahan bacaan kapan saja dan di mana saja.

“Kami ingin perpustakaan tidak hanya menjadi tempat fisik, tetapi juga ruang digital yang inklusif, mendukung literasi, dan mendorong diskusi produktif,” ujarnya pada Selasa (6/5/2025).

Platform E-Perpus Ciamis menawarkan berbagai fitur menarik, seperti koleksi buku digital dari berbagai genre, mulai dari fiksi, nonfiksi, hingga buku pelajaran.

Selain itu, terdapat forum diskusi daring yang memungkinkan pengguna berinteraksi, berbagi ulasan buku, serta mengakses konten multimedia seperti video dokumenter dan audio.

“Kami juga menyediakan portal pengaduan untuk mendengar masukan masyarakat, sehingga layanan kami terus relevan,” tambah Dadan.

Tantangan dan Harapan Literasi

Meskipun minat baca masyarakat Ciamis cukup tinggi, Dadan mengakui adanya tantangan dalam mengarahkan kebiasaan membaca ke arah yang lebih produktif.

“Banyak masyarakat yang menghabiskan waktu di media sosial, tetapi tidak untuk mencari pengetahuan. Kami berharap E-Perpus dapat menjadi alternatif yang menarik untuk meningkatkan wawasan,” ungkapnya.

Sejak diluncurkan, E-Perpus Ciamis telah menunjukkan dampak positif. Data Dinas Perpustakaan mencatat peningkatan jumlah pengguna perpustakaan, baik secara daring maupun kunjungan langsung.

Pada 2024, kunjungan ke perpustakaan fisik mencapai 51 ribu, meningkat signifikan dari 23 ribu pada 2023.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai melihat perpustakaan sebagai sumber ilmu yang relevan,” kata Dadan.

Buku Digital dan Melestarikan Warisan Budaya

Selain fokus pada digitalisasi, Perpustakaan Ciamis juga berkomitmen untuk melestarikan naskah kuno Galuh, warisan budaya daerah yang tak ternilai.

“Kami sedang mengupayakan digitalisasi naskah-naskah ini agar dapat diakses melalui E-Perpus, sekaligus melindungi fisiknya dari kerusakan,” jelas Dadan.

Upaya ini diharapkan dapat memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada generasi muda.

Dengan kehadiran E-Perpus Ciamis, Kabupaten Ciamis menunjukkan langkah nyata dalam mendukung Gerakan Literasi Nasional.

Platform ini tidak hanya mempermudah akses terhadap pengetahuan, tetapi juga mengubah persepsi bahwa perpustakaan adalah ruang yang kaku.

“Kami ingin perpustakaan menjadi pusat ilmu yang hidup, tempat masyarakat belajar, berkreasi, dan berkembang,” pungkas Dadan.

E-Perpus Ciamis dapat diakses melalui aplikasi yang tersedia di situs resmi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis.

Masyarakat diajak untuk mendaftar dan memanfaatkan layanan ini guna mendukung peningkatan literasi di era digital.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini