
Ciamis, Jabarupdate: Mengawali kalender kerja tahun 2026, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan evaluasi sekaligus pembinaan bagi personel Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (13/01/2026) tersebut menjadi ajang penguatan solidaritas antar anggota dalam menghadapi tantangan kebencanaan setahun ke depan.
Kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Sosial, jajaran Kepala Bidang, serta seluruh anggota Tagana berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Selain sebagai bentuk pengawasan administratif, pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi operasional di lapangan.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Ciamis, Ihsan Rasyad, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Tagana yang selama ini dikenal sangat responsif.
Menurutnya, dedikasi yang ditunjukkan para relawan telah memberikan rasa aman bagi masyarakat Ciamis.
“Atas nama Dinas Sosial, saya mengucapkan terima kasih atas kinerja dan dedikasi untuk Ciamis yang berjalan dengan sangat baik. Secara umum, tidak banyak hal yang perlu dievaluasi dari sisi operasional lapangan, karena rekan-rekan selalu sigap,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ihsan menyebut meningkatnya status kepegawaian sejumlah anggota Tagana yang berhasil lolos seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan PPPK.
Ihsan menilai, hal tersebut merupakan bukti nyata bahwa kompetensi personel Tagana diakui oleh negara.
Ihsan mengungkapkan pada tahun anggaran 2026, pemerintah daerah memberikan kenaikan Tali Asih bagi seluruh anggota Tagana Ciamis. Sampai sekarang, kekuatan Tagana Ciamis diperkuat oleh 64 anggota, dengan 60 di antaranya telah mengantongi Surat Keputusan (SK) resmi.
“Alhamdulillah, di tahun ini Tali Asih ada kenaikan. Semoga ini menjadi motivasi agar semua anggota bisa lebih semangat lagi dalam penanganan bencana,” tambahnya.
Meski kesejahteraan meningkat, Ihsan mengingatkan agar nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi prioritas utama. Ihsan menekankan pentingnya menjaga niat ikhlas dalam menolong sesama agar tugas yang dijalankan tidak semata-mata diukur dengan materi.
Menutup arahannya, Ihsan meminta seluruh personel untuk melakukan pengecekan rutin terhadap peralatan kebencanaan.
Ihsan menegaskan bahwa kesiapan fisik personel harus didukung oleh fasilitas yang mumpuni dan berfungsi normal.
“Jangan sampai saat dibutuhkan dalam keadaan darurat, peralatan justru tidak berfungsi akibat jarang dipergunakan dan tidak dijaga kondisinya,” ucapnya.
Melalui sinergi antara pimpinan dinas dan anggota di lapangan, Tagana Ciamis diharapkan terus bertransformasi menjadi garda terdepan yang profesional, memiliki integritas tinggi, dan didukung oleh fasilitas yang handal demi pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Ciamis.



