
Tasikmalaya, Jabarupdate: Menjelang momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, para Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Tasikmalaya mulai menjalani tahapan pembinaan intensif.
Mereka memasuki masa karantina sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum dikukuhkan dan dipercaya menjalankan tugas sakral mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara kemerdekaan.
Masa karantina Capaskibraka Kabupaten Tasikmalaya berlangsung selama lima hari, yakni mulai 10 hingga 14 Agustus 2026.
Dalam masa tersebut, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pendidikan, pelatihan, serta pembinaan karakter yang dirancang untuk membentuk kesiapan fisik, mental, dan kedisiplinan.
Tahapan karantina ini menjadi salah satu proses penting bagi para peserta setelah melalui berbagai seleksi sebelumnya.
Tidak hanya kemampuan teknis dalam baris-berbaris dan tata cara pengibaran bendera, para Capaskibraka juga diberikan pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, tanggung jawab sebagai generasi muda, hingga nilai-nilai perjuangan bangsa.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya, dan Agama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tasikmalaya, Jatnika Setiawan, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah mulai mengikuti masa karantina sejak Minggu malam.
Menurutnya, setelah memasuki lokasi karantina, para peserta langsung diarahkan untuk mengikuti berbagai agenda persiapan.
Kemudian pada Senin pagi, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan pendidikan dan pelatihan sebagai tanda dimulainya rangkaian pembinaan secara resmi.
“Para Capaskibraka sudah mulai menjalani karantina sejak Minggu malam. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan pendidikan dan pelatihan yang menjadi awal dari rangkaian pembinaan sebelum pelaksanaan tugas,” ujar Jatnika.
Awalnya, pembukaan diklat direncanakan akan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya.
Namun, karena adanya agenda rapat pimpinan yang harus diikuti, kegiatan tersebut akhirnya diwakilkan dan pembukaan dilakukan oleh Danlanud Wiriadinata.
Usai pembukaan, para Capaskibraka langsung menjalani latihan di lapangan belakang Gedung Bupati (Gebu). Di lokasi tersebut, peserta mendapatkan pembinaan secara langsung untuk meningkatkan kemampuan teknis sekaligus memperkuat kekompakan dalam tim.
Latihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada gerakan pengibaran bendera. Para peserta juga ditempa agar memiliki sikap disiplin, ketelitian, rasa tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam satu kelompok.



