Hiswana Migas Tanggapi Keluhan SPBU Cipatujah, Operator Diminta Lebih Profesional

Tasikmalaya, Jabarupdate :  Keluhan konsumen terkait pelayanan di SPBU Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, yang ramai diperbincangkan di media sosial mendapat perhatian dari Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Priangan Timur.

Hiswana Migas memastikan telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU Cipatujah untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Evaluasi dilakukan, terutama terhadap kualitas pelayanan operator kepada konsumen.

Ketua Hiswana Migas Priangan Timur, Faujiana Fatah, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai keluhan yang disampaikan konsumen. Hiswana Migas kemudian berkomunikasi dengan pihak pengelola untuk mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan.

“Kami sudah menerima laporan mengenai persoalan tersebut dan telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memastikan kondisi di lapangan,” kata Faujiana, Selasa (11/8/2026).

Menurut Faujiana, pelayanan SPBU menjadi bagian penting karena petugas berhadapan langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap keluhan konsumen perlu ditanggapi secara serius dan dijadikan bahan evaluasi.

Pengelola SPBU Cipatujah Evaluasi Operator

Faujiana menyebut pengelola SPBU Cipatujah telah mengambil langkah dengan menemui konsumen yang menyampaikan keluhan.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk memberikan penjelasan sekaligus mencari penyelesaian atas persoalan yang muncul. Manajemen SPBU juga mengevaluasi kinerja operator yang bertugas di lapangan.

“Pengelola SPBU sudah bertemu langsung dengan konsumen dan melakukan evaluasi terhadap operator. Harapannya, pelayanan ke depan semakin baik dan sesuai dengan standar yang diharapkan masyarakat,” ujarnya.

Hiswana Migas menilai kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Sikap petugas, komunikasi dengan konsumen, serta profesionalitas operator juga menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan.

Terlebih, keluhan yang muncul di lapangan saat ini dapat dengan cepat menyebar melalui media sosial. Kondisi tersebut membuat pengelola SPBU perlu lebih responsif ketika menerima masukan dari masyarakat.

Soal Pengisian BBM Menggunakan Jerigen

Selain pelayanan operator, penggunaan jerigen dalam pengisian BBM juga menjadi perhatian setelah video dan informasi mengenai kejadian tersebut beredar di media sosial.

Hiswana Migas menjelaskan bahwa pengisian BBM menggunakan jerigen tidak secara otomatis merupakan pelanggaran. Ada kondisi tertentu yang memperbolehkan penggunaan wadah tersebut selama memenuhi ketentuan dan memiliki rekomendasi resmi.

Dalam kasus SPBU Cipatujah, Faujiana menyebut jerigen yang digunakan berkaitan dengan kebutuhan nelayan yang telah memperoleh rekomendasi dari pemerintah.

“Penggunaan jerigen tersebut telah sesuai aturan karena digunakan untuk kebutuhan nelayan yang memiliki rekomendasi resmi,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Setiap kejadian perlu dilihat secara utuh, termasuk tujuan penggunaan BBM dan dokumen yang menyertainya.

Stok BBM SPBU Cipatujah Dipastikan Aman

Di tengah ramainya keluhan konsumen, Hiswana Migas memastikan operasional SPBU Cipatujah Tasikmalaya tetap berjalan normal.

Ketersediaan dan distribusi BBM di SPBU tersebut disebut tidak mengalami kendala. Masyarakat tetap dapat memperoleh layanan BBM seperti biasa.

“Stok dan distribusi BBM di SPBU Cipatujah tetap aman. Aktivitas pelayanan saat ini berjalan seperti biasa,” tegas Faujiana.

Hiswana Migas berharap evaluasi yang dilakukan pengelola SPBU Cipatujah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Peningkatan profesionalitas operator dinilai penting untuk menjaga kenyamanan konsumen sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan SPBU.

Hiswana Migas juga mendorong seluruh pengelola SPBU di wilayah Priangan Timur agar menjadikan setiap keluhan konsumen sebagai bahan perbaikan.

Dengan pelayanan yang lebih ramah, komunikatif, dan profesional, diharapkan persoalan serupa tidak kembali terjadi dan hubungan antara petugas SPBU dengan masyarakat dapat berjalan semakin baik.

Editor : (Ju/Jabarupdate.id)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini