CIAMIS, Jabarupdate : Anggapan bahwa masyarakat pedesaan enggan mengurus administrasi perpajakan seketika runtuh di Kecamatan Panawangan. Melalui program jemput bola yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis, Rabu (1/7/2026), kesadaran pajak warga Desa Kertayasa terbukti luar biasa tinggi.
Warga setempat berbondong-bondong memanfaatkan momentum ini untuk menyelesaikan kewajiban mereka. Kesadaran yang tinggi ini muncul karena pemerintah berhasil memangkas hambatan terbesar mereka selama ini, yaitu jarak dan waktu tempuh ke pusat kota.
Antusiasme masyarakat yang luar biasa ini dikonfirmasi langsung oleh pihak Bapenda Ciamis. Dalam satu hari pelayanan saja, ratusan berkas administrasi langsung masuk meja petugas
Plt. Kepala Bapenda Ciamis, Fikriansyah, mengaku sangat mengapresiasi respons positif dari masyarakat Desa Kertayasa. Menurutnya, kemudahan akses menjadi kunci utama yang memicu rontoknya kendala psikologis warga dalam mengurus pajak.
”Melalui sinergi ini, inti dari pelayanan kemarin berhasil memproses hingga 200 berkas pelayanan SPPT. Ini menunjukkan kesadaran pajak warga masyarakat sangat tinggi jika diberikan akses yang mudah,” ujar Fikriansyah, Kamis (2/7/2026).
Selama ini, warga di wilayah pelosok seperti Panawangan harus meluangkan waktu seharian dan ongkos transportasi yang tidak sedikit untuk menuju pusat kota Ciamis. Namun, begitu pelayanan dibawa langsung ke depan pintu rumah mereka, antrean warga justru mengular secara tertib.
Dengan sistem jemput bola ini, urusan perpajakan yang biasanya dianggap rumit dan memakan waktu, kini bisa tuntas dalam hitungan menit tanpa mengganggu aktivitas harian warga.
Tingginya kesadaran pajak warga di Desa Kertayasa diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain di Kabupaten Ciamis. Bapenda Ciamis berharap perangkat desa lain bisa seproaktif Pemerintah Desa Kertayasa dalam mengoordinasikan kebutuhan warganya.
“Jika aksesibilitas didekatkan, target penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tentu akan tercapai lebih cepat karena masyarakat kita pada dasarnya taat pajak,” pungkas Fikriansyah.




